
JMO Luncurkan Fitur Khusus Pekerja Migran Indonesia

VOICEIndonesia.co, Medan – BPJS Ketenagakerjaan melalui layanan aplikasi digitalnya, Jamsostek Mobile (JMO), meluncurkan fitur baru khusus untuk para Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Bertajuk “Sehari Bersama Pekerja Migran Indonesia (PMI)” yang digelar Minggu, 17 Desember 2023 di Medan.
Acara yang bertepatan dalam rangka memperingati Hari Migran Internasional ini berfokus pada pemberian sosialisasi program dan manfaat.
Hal ini diharapkan akan meningkatkan pemahaman PMI tentang pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
Direktur Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Roswita Nilakurnia mengatakan bahwa kegiatan ini adalah bentuk apresiasi pihaknya kepada PMI sekaligus pembekalan bagi calon PMI.
Adapun para peserta tersebut akan ditempatkan di negara Malaysia, Jepang dan Jerman.
Baca Juga: Apjati Sebut Regulasi Penempatan Tenaga Kerja Ahli Tidak Tepat
“Ini merupakan kegiatan yang kami buat untuk semakin mendekatkan diri kepada pekerja Migran Indonesia, mereka pahlawan devisa negara yang walaupun kerjanya jauh dari tanah air. Kami tingkatkan pelayanan sehingga saat ini PMI dapat mendaftar, mengajukan klaim serta memperoleh informasi program melalui Jamsostek Mobile (JMO),” ucap Roswita.
Selain itu, PMI juga dapat melakukan pembukaan rekening melalui JMO sehingga memudahkan PMI untuk mendapatkan manfaat ketika proses pengajuan klaim.
Roswita mengatakan para PMI memiliki fitur baru yaitu click to call, di mana saat ini PMI bisa mendapatkan informasi lebih melalui contact center 175 tanpa biaya apapun, baik saat PMI berada di Indonesia atau luar negeri.
Ia melanjutkan bahwa seperti kampanye BPJS Ketenagakerjaan yaitu Kerja Keras Bebas Cemas, kegiatan ini diharapkan akan semakin memantapkan warga negara yang memilih bekerja di luar negeri agar mereka dapat bekerja keras tanpa perlu cemas akan kemungkinan risiko dari pekerjaan yang mungkin timbul.
“BPJS Ketenagakerjaan siap memberikan pelayanan optimal ke seluruh PMI baik ketika di Indonesia maupun di negara penempatan,” ujar Roswita.
Ia melanjutkan bahwa tantangan BPJS Ketenagakerjaan adalah mereka sudah keburu berangkat. Namun dengan adanya Jamsostek Mobile diharapkan mereka bisa mendaftarkan diri melalui kanal digital.
Baca Juga: KPK Tahan Gubernur Maluku Utara Abdul Ghani Kasuba
“Maka caranya adalah mulai mensosialisasikan kepada calon PMI sejak keberangkatan, sehingga bisa mendownload dan juga membuka rekening perbankan, karena itu merupakan hambatan membayarkan klaim di negara penempatan,” jelasnya.
Kegiatan Sehari Bersama Pekerja Migran Indonesia ini juga dihadiri oleh PLT Gubernur Provinsi Sumatera Utara yang diwakili oleh Kepala Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Sumatera Utara Abdul Haris Lubis.
Abdul Haris Lubis menyampaikan, provinsi Sumut senantiasa berusaha memberikan pelayanan terbaik kepada CPMI, PMI dan Purna PMI, salah satunya mewajibkan seluruh PMI menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.
“Yang pasti Pemprob Sumut akan sangat mendukung dan mendorong agar meningkatnya perlindungan PMI dan saat ini tidak ada yang boleh berangkat jika belum terdaftar BPJS Ketenagakerjaan, ini sudah menjadi mandatory. Kalau sekarang masih ada gap karena sebelumnya belum diwajibkan,” jelas Abdul Haris.
Diketahui jumlah Pekerja Migran Indonesia yang sudah terdaftar menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan sebanyak 453 ribu pekerja.
Adapun pemilihan lokasi kegiatan di Medan ini dilatar belakangi oleh Provinsi Sumut yang merupakan 6 besar provinsi kantong PMI di tanah air, selain itu juga terdapat 2 desa migran produktif yaitu Desa Serdang dan Desa Silo.
Hingga Oktober 2023 tercatat Provinsi Sumut telah memberangkatkan calon PMI sebanyak 9.000 tenaga kerja dan Kota Medan menjadi kota utama keberangkatan tersebut.
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



