VOICE Indonesia
Ketenagakerjaan

KemenP2MI Amankan 3 Calo yang Tempatkan PMI Ilegal Tujuan Qatar- Arab Saudi

Redaksi - VOICEIndonesia.co
KemenP2MI Amankan 3 Calo yang Tempatkan PMI Ilegal Tujuan Qatar- Arab Saudi
KemenP2MI Amankan 3 Calo yang Tempatkan PMI Ilegal Tujuan Qatar- Arab Saudi

VOICEINDONESIA.CO,Jakarta - Tim gabungan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KemenP2MI) bersama Resmob Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soeta) berhasil menangkap tiga terduga calo pekerja migran ilegal. Ketiganya berinisial R, S dan SS.

Ketiga terduga calo diamankan di beberapa lokasi berbeda. R ditangkap di kediamannya sekaligus lokasi penampungan calon pekerja migran ilegal di Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Cilodong, Kota Depok, Jawa Barat, Minggu (23/2/2025) dini hari.

Sementara S dan SS ditangkap saat hendak mengantar 2 calon pekerja migran Indonesia di Bandara Soekarno Hatta, Sabtu (22/2/2025). Penangkapan R merupakan hasil pengembangan tim yang mencegah dua perempuan yang diduga akan menjadi calon pekerja migran ilegal dengan penempatan Arab Saudi dan Qatar di Bandara Soekarno-Hatta, Sabtu (22/2/2025).

Awalnya, tim menelusuri informasi dan memantau lokasi penampungan CPMI ilegal di Jatimulya, Jumat (21/2/2025). Keesokan harinya, tim melihat dua CPMI ilegal keluar dari Jatimulya menuju ke Cibubur. Di sana, tim melihat dua CPMI itu terlihat diserahkan kepada S dan SS, kemudian dibawa ke Bandara Soeta.

Baca Juga : Imigrasi Aceh tunda 54 penumpang cegah pekerja migran illegal ke Malaysia

Setibanya di Terminal 3 Soetta, tim kemudian berkoordinasi dengan Polresta Bandara Soekarno Hatta mencegah dan dan menyelamatkan dua CPMI berinisial JU asal Lampung dan AS, asal Palu.

Rilis resmi KemenP2MI yang diterima di Jakarta, Minggu, 23 Februari menyebutkan, keduanya akan berangkat ke Arab Saudi dan Qatar sebagai penjaga lansia dan asisten rumah tangga.

“Berdasarkan keterangan CPMI, gaji yang dijanjikan kurang lebih sebesar Rp7 juta. Uang fee sebesar Rp3 juta hingga Rp6 juta juga telah ditransfer ke rekening masing-masing CPMI,” tulis laporan KemenP2MI.

Selain itu, tim juga menyelamatkan dua CPMI berinisial AW dan NL yang ditemukan di lokasi penampungan di Jatimulya, Depok. Keduanya asal Palu dan rencananya akan ditempatkan di Qatar sebagai asisten rumah tangga.

“Selanjutnya tim menyerahkan total 4 CPMI ke Polresta Bandara Soekarno Hatta beserta 3 orang terduga pelaku untuk proses hukum lebih lanjut,” ujarnya.

Pilihan Redaksi

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus RuhyaniImigrasi

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani

VOICE Indonesia· 16 July 2026
#calo#kemenP2MI#pekerja migran indonesia#PMI#PMI Ilegal
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.