
Kemnaker Kucurkan Rp30,3 Miliar Bangun Balai Latihan Kerja di Wilayah Bencana Sumbar

VOICEINDONESIA.CO, Padang - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengucurkan bantuan Rp30,3 miliar tahap pertama untuk mempercepat pemulihan dan penanganan dampak bencana di Provinsi Sumatera Barat. Program khusus yang disiapkan berupa pembangunan Balai Latihan Kerja Komunitas di lima titik lokasi.
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menjelaskan, lima paket balai latihan kerja berkapasitas dua lantai akan dibangun dengan nilai mencapai Rp4,25 miliar. Balai tersebut akan fokus pada pelatihan kemampuan teknologi informasi yang dilengkapi dengan komputer dan peralatan pendukung termasuk instruktur. Fokus pelatihan teknologi dan informasi dipilih karena tren konten kreator dan afiliator di media sosial dinilai cukup menjanjikan saat ini. Kemenaker melihat hal ini sebagai peluang besar untuk dimanfaatkan masyarakat terdampak bencana lewat pelatihan yang diberikan. "Kita akan bangun Balai Latihan Kerja Komunitas yang dilengkapi dengan komputer dan peralatan pendukung termasuk instruktur," ujarnya di Kota Padang, Kamis (12/2/2026). Dalam kunjungan kerjanya ke Ranah Minang, Yassierli menyebutkan Kemenaker juga menyiapkan pelatihan vokasi tersertifikasi minimal untuk 5.000 orang. Program tenaga kerja mandiri dan pelatihan kewirausahaan disiapkan minimal untuk 100 orang, serta program padat karya sebanyak 20 paket dengan nilai Rp100 juta per paket. Secara simbolis, program bantuan tahap pertama sudah diterima oleh lima orang yang terdampak bencana. Total bantuan yang disalurkan mencapai Rp30,3 miliar dan tidak hanya berasal dari Kemenaker, tetapi juga sumbangan dari para donatur melalui kanal Kemenaker Peduli.Baca Juga : Shopee Targetkan Cetak 60 Ribu Afiliator Digital "Tadi secara simbolis program ini sudah diterima oleh lima orang yang terdampak bencana," tegasnya. Pembangunan Balai Latihan Kerja Komunitas diharapkan dapat memberikan keterampilan baru bagi masyarakat terdampak bencana untuk memulai kehidupan ekonomi mereka kembali. Pelatihan yang diberikan disesuaikan dengan kebutuhan pasar kerja saat ini, terutama di bidang digital dan teknologi informasi. (Sin/Ri) Pilihan Redaksi : Menakar Urgensi Transformasi Total KemenP2MI demi Perlindungan Paripurna
Baca Berita Lainnya di Google NewsPilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



