
Kemnaker Sediakan Pelatihan AI untuk 3.100 Pemuda Padang

VOICEINDONESIA.CO, Padang – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiapkan pelatihan berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) bagi 3.100 pemuda di Kota Padang, Sumatera Barat, dengan peluang penambahan kuota jika diperlukan.
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyatakan pelatihan ini untuk mendukung percepatan pemulihan ekonomi melalui peningkatan kompetensi masyarakat di Sumatera Barat. Para peserta nantinya memperoleh akses pelatihan digital melalui platform pembelajaran berbasis kecerdasan artifisial.
"Pelatihan berbasis kecerdasan buatan ini untuk mendukung percepatan pemulihan ekonomi melalui peningkatan kompetensi masyarakat di Sumatera Barat," katanya dalam rangkaian kunjungan kerja di Kota Padang pada Jumat (15/5/2026).
Platform pembelajaran yang disediakan menyediakan berbagai materi pengembangan kompetensi mulai dari pengembangan diri, kewirausahaan hingga keterampilan nonteknis dan keterampilan lainnya. Kuota awal 3.100 peserta merupakan tahap pertama penerima akses pelatihan digital berbasis kecerdasan buatan.
Yassierli menegaskan jika kuota 3.100 peserta tidak mencukupi, pemerintah daerah bisa mengajukan penambahan. Namun ia meminta agar kuota yang sudah dialokasikan dimanfaatkan secara optimal terlebih dahulu sebelum meminta tambahan.
"Kalau 3.100 kurang, bisa diminta tambahan. Tapi habiskan dulu kuota pelatihannya sebanyak 3.100 pemuda," katanya.
Menteri berdarah Minangkabau ini menginginkan anak-anak muda memiliki keterampilan, keahlian dan kompetensi agar bisa bersaing di tataran nasional bahkan internasional. Program ini diharapkan dapat membuka kesempatan lebih luas bagi generasi muda untuk meningkatkan kompetensi dan daya saing di dunia kerja.
"Saya ingin anak-anak muda kita punya keterampilan, punya skill, punya kompetensi untuk bisa bersaing," ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Yassierli juga menyampaikan saat Ranah Minang dilanda banjir dan tanah longsor, Kemnaker bergerak cepat dengan menghadirkan posko layanan bagi masyarakat di Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Padang selama tiga bulan.
Selain layanan darurat, Kemnaker juga menyalurkan berbagai program pemulihan kepada Pemerintah Provinsi Sumbar senilai Rp30,3 miliar. Bantuan tersebut diwujudkan dalam sejumlah program ketenagakerjaan seperti program padat karya dan program tenaga kerja mandiri untuk mendukung pemulihan ekonomi pasca bencana.
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



