
Khawatir Anak-anak PMI Terabaikan, Menteri Karding Gandeng KPAI Perkuat Pengasuhan

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta - Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding menggelar audiensi dengan Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Ai Maryati Solihah di kantor Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI), Jakarta pada Rabu (23/4/2025).
Dalam audiensi itu, Menteri Karding menyoroti peran pengasuhan anak atau parenting yang diemban keluarga atau wali anak saat orang tua bekerja di luar negeri.
Dia menegaskan, pihaknya tidak akan mengabaikan pola pengasuhan anak yang ditinggal merantau orang tua sebagai bentuk pelindungan.
Baca Juga: Langkah Mudah Kerja ke Luar Negeri Secara Resmi
"Anak yang ditinggalkan tentu ini butuh parenting yang bagus dan juga butuh pendampingan agar tumbuh berkembang menjadi manusia-manusia yang berkualitas,” kata Menteri Karding usai pertemuan dengan Ketua KPAI Ai Maryati Solihah.
Sebab, Menteri Karding menyebut, pihaknya masih menemukan sejumlah kasus anak dari pekerja migran Indonesia menjadi korban kekerasan seksual akibat dari pola pengasuhan yang salah.
“Kita akan mencari protokol pelindungan anak dan pendampingan pemberdayaan anak. Jadi anak harus diletakkan sebagai subyek, bukan objek dari kita. Sehingga bisa tumbuh kembang yang baik,” kata Menteri Karding.
Di sisi lain, Ketua KPAI Ai Maryati Solihah menyatakan pihaknya mendukung rencana Menteri Karding yang berupaya menguatkan sistem pengasuhan untuk melindungi anak-anak pekerja migran Indonesia.
Baca Juga: KP2MI Fasilitasi Kepulangan 3 Jenazah PMI ABK dari Korsel
“Anak-anak ini ada yang ditinggalkan, ada yang dilahirkan di negara-negara tujuan maupun juga anak yang mau dibawa pulang. Tentu kami akan berupaya memastikan bahwa pekerja migran Indonesia betul-betul terlindungi dan anak dan serta keluarganya juga turut terlindungi,” kata Ketua KPAI.
Ketua KPAI mengatakan, rencana kerja sama dengan KemenP2MI dilakukan agar anak-anak pekerja migran Indonesia tak menjadi permasalahan sosial di kemudian hari.
“Justru menjadi faktor yang bisa memberi dukungan secara mental, secara sosial mereka, bahwa anak-anak ini tidak menjadi persoalan di kemudian hari,” ujar Ketua KPAI.*
Pilihan Redaksi
Pekerja Migran IndonesiaPHK Meningkat, Pemerintah Diminta Perluas Penempatan PMI
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

PHK Meningkat, Pemerintah Diminta Perluas Penempatan PMI
Pekerja Migran Indonesia

DPR Minta KP2MI Tingkatkan Transparansi Informasi Peluang Kerja Luar Negeri
Pekerja Migran Indonesia

DPR RI Minta Pemerintah Perketat Pengawasan Imigrasi di Pintu Keberangkatan PMI
Pekerja Migran Indonesia

Narapidana Lapas Porong Gagal Terima Paket Ekstasi
Daerah

Dugaan TPPO dan Lalainya Negara Terhadap Ruhyani
Lipsus
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



