
Kontribusi Pekerja Migran Indonesia Jadikan Qatar Negara Kaya di Dunia

VOICEINDONESIA,JAKARTA - Sekjen Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Anwar Sanusi, menilai keberhasilan Qatar yang kini menjelma atau bertransformasi menjadi salah satu negara paling kaya dan makmur di dunia, tak lepas dari kontribusi Pekerja Migran Indonesia (PMI) ada di Qatar.
Para PMI di Qatar tak hanya bekerja di bidang profesional seperti minyak, gas, dan bumi tetapi juga meluas di berbagai pendukung lainnya. Termasuk sektor perbankan, kesehatan, telekomunikasi, pendidikan, RS, transportasi. Bahkan pertanian dan peternakan.
"PMI saya anggap orang-orang pemberani. Mereka berani melangkah, berani keluar dari zona nyaman, comfort zone di negaranya masing-masing, terutama negara Indonesia," ujar Anwar Sanusi dalam peluncuran buku "Mutiara Inspirasi dari Qatar" secara virtual pada Sabtu (5/12).
Saat berangkat ke Qatar, kata Anwar Sanusi, banyak PMI yang belum tahu pasti apa saja yang akan dihadapi di negara asing. Namun dengan modal semangat yang luar biasa, para PMI, mampu bertahan dan memberikan sumbangsih tak hanya untuk negara Qatar, tetapi juga untuk keluarga yang dicintai, yang masih tinggal di tanah air.
"Hal ini secara langsung atau tak langsung berpengaruh kepada peningkatan perekonomian negara Indonesia. Karenanya, saya mengucapkan kepada seluruh PMI, dan seluruh pahlawan devisa tanah air yang ada di Qatar dan juga keluarga mereka yang telah menjadi duta bangsa Indonesia, " kata Anwar Sanusi.
Kiprah PMI lanjut Anwar Sanusi, juga diharapkan menjadi modal luar biasa untuk mengembangkan kerja sama kedua negara di masa mendatang mengingat banyaknya kesamaan untuk membangun ikatan silaturrahmi yang sinergis antara dua negara.
"Bukan hanya untuk kepentingan ekonomi namun juga untuk kepentingan pengembangan budaya terutama peradaban di masa mendatang, " katanya.
Anwar Sanusi mengungkapkan banyak kisah dan tantangan hidup yang menginspirasi setelah dirinya membaca buku "Mutiara Inspirasi dari Qatar" yang dipaparkan dalam bahasa yang lugas dan mudah dipahami.
"Saya rekomendasikan siapapun untuk membaca buku ini. Mutiara dari Qatar adalah betul-betul mutiara, percikan sebuah pengalaman yang memberikan sebuah inspirasi kepada siapapun," ujarnya. (*)
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



