
KPPMI gagalkan pengiriman pekerja migran ilegal ke Kamboja

VOICEINDONESIA.CO,Jakarta - Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KPPMI) berasil menggagalkan pengiriman tiga pekerja migran ilegal di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Jumat.
Ketiga korban yang semuanya perempuan itu, berasal dari Sulawesi Utara dan Gorontalo, akan berangkat ke Phnom Penh, Kamboja, dan akan dipekerjakan sebagai "scammer".
Menteri PPMI Abdul Kadir Karding mengatakan bahwa kasus tersebut akan ditindaklanjuti dengan mencari pelaku yang terlibat dalam pengiriman pekerja migran ilegal tersebut.
“Yang kita cari adalah pemain di belakang. Jangan cuma lihat sedikit atau banyak yang berhasil digagalkan kepergiannya. Tapi dari sini kita akan kembangkan semuanya,” kata Karding.
Baca Juga : Kementerian P2MI dan Kemlu Bersinergi untuk Lindungi Pekerja Migran
KPPMI menyebutkan bahwa upaya menggagalkan pengiriman calon pekerja migran tersebut dilakukan berdasarkan laporan masyarakat.
Sejumlah barang bukti berupa tiga KTP korban, tiga paspor dan tiket penerbangan Jakarta-Kuala Lumpur, Kuala Lumpur-Phnom Penh diamankan oleh petugas KPPMI.
Salah satu korban mengaku bahwa mereka selalu berpindah-pindah lokasi dan dibawa oleh calo dan jaringannya sebelum mereka sampai ke Jakarta.
Masing-masing korban membuat paspor sendiri-sendiri dan uang mereka diganti oleh calo, sedangkan untuk proses keberangkatan dari daerah masing-masing diarahkan melalui ponsel.
Selain itu, KPPMI menyebutkan bahwa pihaknya dibantu Polda Bali juga menggagalkan upaya penempatan lima pekerja migran ilegal asal NTT ke Malaysia di Denpasar serta berhasil menangkap pelaku.*
Pilihan Redaksi
Pekerja Migran IndonesiaPHK Meningkat, Pemerintah Diminta Perluas Penempatan PMI
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

PHK Meningkat, Pemerintah Diminta Perluas Penempatan PMI
Pekerja Migran Indonesia

DPR Minta KP2MI Tingkatkan Transparansi Informasi Peluang Kerja Luar Negeri
Pekerja Migran Indonesia

DPR RI Minta Pemerintah Perketat Pengawasan Imigrasi di Pintu Keberangkatan PMI
Pekerja Migran Indonesia

Narapidana Lapas Porong Gagal Terima Paket Ekstasi
Daerah

Dugaan TPPO dan Lalainya Negara Terhadap Ruhyani
Lipsus
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



