VOICE Indonesia
Ketenagakerjaan

KPPMI gagalkan pengiriman pekerja migran ilegal ke Kamboja

Redaksi - VOICEIndonesia.co2 menit baca
VOICE Indonesia di Google
KPPMI gagalkan pengiriman pekerja migran ilegal ke Kamboja
KPPMI gagalkan pengiriman pekerja migran ilegal ke Kamboja

VOICEINDONESIA.CO,Jakarta - Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KPPMI) berasil menggagalkan pengiriman tiga pekerja migran ilegal di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Jumat.

Ketiga korban yang semuanya perempuan itu, berasal dari Sulawesi Utara dan Gorontalo, akan berangkat ke Phnom Penh, Kamboja, dan akan dipekerjakan sebagai "scammer".

Menteri PPMI Abdul Kadir Karding mengatakan bahwa kasus tersebut akan ditindaklanjuti dengan mencari pelaku yang terlibat dalam pengiriman pekerja migran ilegal tersebut.

“Yang kita cari adalah pemain di belakang. Jangan cuma lihat sedikit atau banyak yang berhasil digagalkan kepergiannya. Tapi dari sini kita akan kembangkan semuanya,” kata Karding.

Baca Juga : Kementerian P2MI dan Kemlu Bersinergi untuk Lindungi Pekerja Migran

KPPMI menyebutkan bahwa upaya menggagalkan pengiriman calon pekerja migran tersebut dilakukan berdasarkan laporan masyarakat.

Sejumlah barang bukti berupa tiga KTP korban, tiga paspor dan tiket penerbangan Jakarta-Kuala Lumpur, Kuala Lumpur-Phnom Penh diamankan oleh petugas KPPMI.

Salah satu korban mengaku bahwa mereka selalu berpindah-pindah lokasi dan dibawa oleh calo dan jaringannya sebelum mereka sampai ke Jakarta.

Masing-masing korban membuat paspor sendiri-sendiri dan uang mereka diganti oleh calo, sedangkan untuk proses keberangkatan dari daerah masing-masing diarahkan melalui ponsel.

Selain itu, KPPMI menyebutkan bahwa pihaknya dibantu Polda Bali juga menggagalkan upaya penempatan lima pekerja migran ilegal asal NTT ke Malaysia di Denpasar serta berhasil menangkap pelaku.*

Ringkasan AI

Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KPPMI) berasil menggagalkan pengiriman tiga pekerja migran ilegal di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Jumat. Ketiga korban yang semuanya perempuan itu, berasal dari Sulawesi Utara dan Gorontalo, akan berangkat ke Phnom Penh, Kamboja, dan akan dipekerjakan sebagai "scammer".

Powered by Ajakin.id — AI Engine

Pilihan Redaksi

Kemlu Angkat Bicara Soal Dugaan TPPO yang Libatkan WNI di Korea SelatanPekerja Migran Indonesia

Kemlu Angkat Bicara Soal Dugaan TPPO yang Libatkan WNI di Korea Selatan

Afifah· 31 August 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.