
Kunjungi Usaha Kue Kering Milik Purna PMI, Menteri Karding Janji Bantu Akses Modal hingga Pemasaran

VOICEINDONESIA.CO, Binjai - Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding mengunjungi usaha kue kering milik seorang purna pekerja migran Indonesia (PMI) asal Malaysia, Eliza Hafni Nasution di Binjai, Sumatera Utara (Sumut) pada Sabtu (26/4/2025).
Dalam kunjungan itu, Menteri Karding melihat langsung bagaimana Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang dimiliki Eliza memproduksi kue kering hingga siap jual.
Baca Juga: Simak Kisaran Gaji PMI Sektor Pertanian di Jepang
Menteri Karding mengaku senang lantaran setelah Eliza kembali ke Tanah Air bisa membuka usaha kue kering dan produknya bisa menembus berbagai target pasar.
“Alhamdulillah ini bisa menembus pasar kemana-mana dengan model packaging juga yang bagus,” kata Menteri Karding.
Menteri Karding mengatakan, apa yang dilakukan Eliza saat berstatus purna pekerja migran Indonesia selaras dengan yang diharapkan Presiden Prabowo Subianto. Kepala negara berkeinginan, masyarakat yang telah kembali dari kerja di luar negeri sejahtera dan bisa membuka lapangan kerja baru.
“Model seperti ini penting untuk seluruh pekerja-pekerja migran yang ada. Memang yang diharapkan oleh Presiden Prabowo itu yang seperti ini. Mereka berangkat ke luar negeri cari ilmu, punya keterampilan, nabung, punya uang, kembali, bangun usaha. Paling tidak sekarang sudah bisa mempekerjakan beberapa orang,” kata Menteri Karding.
Baca Juga: KDEI Taipei Bantu Pemulangan Anak PMI Kaburan di Taiwan
Oleh karena itu, Menteri Karding berjanji Kementerian Pekerja Migran Indonesia (KemenP2MI) akan membantu usaha Eliza untuk mendapatkan akses modal, pengelolaan keuangan hingga pemasaran.
“Kita bina, nanti akan kita bina, kita bina mulai dari cara berusahanya, kemudian bina cara mengakses modalnya, bina cara mengelola keuangannya, bina cara pemasarannya, kita bina semua,” kata Menteri Karding.
“Mungkin UMKM ini kita akan kerja sama dengan berbagai pihak. Mudah-mudahan kebutuhan-kebutuhan kaya alur ke depan bisa kita bantu,” tambahnya.
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



