
Menaker Pimpin Sidang LKS Tripartit Bahas Produktivitas dan Kesejahteraan Pekerja Jelang Lebaran

VOICEINDONESIA.CO,Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, memimpin Sidang Pleno Pertama Lembaga Kerja Sama (LKS) Tripartit Nasional guna membahas peningkatan produktivitas serta kebijakan menyambut Hari Raya Idul Fitri 1446 H. Fokus utama sidang ini adalah memastikan kesejahteraan tenaga kerja selama periode mudik dan libur Lebaran.
Menaker menekankan bahwa keseimbangan antara pekerja dan pengusaha bergantung pada produktivitas. "Ke depan, program-program kita akan berorientasi pada peningkatan produktivitas dan daya saing perusahaan," ujar Yassierli dalam keterangannya di Kantor Kemnaker, Jakarta, Selasa (11/2/2025).
Dalam upaya meningkatkan produktivitas, Kemnaker telah membentuk Lembaga Produktivitas Nasional (LPN) sebagai bagian dari Gerakan Peningkatan Produktivitas Nasional, serta penyusunan Peta Jalan (Road Map) strategi peningkatan daya saing pekerja melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.
Baca Juga : Kemnaker buka suara soal realisasi pemberian THR untuk ojek daring
Langkah selanjutnya adalah dengan melakukan revisi terhadap Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) dan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) yang bertujuan mendukung produktivitas tenaga kerja.
Selain membahas tentang produktivitas, pada sidang pleno ini juga dibahas tentang perlindungan dan kesejahteraan pekerja selama libur lebaran Idul Fitri. Beberapa kebijakan tersebut meliputi, koordinasi dengan instansi terkait untuk menyediakan sarana transportasi yang layak bagi pekerja yang pulang kampung, penyesuaian aturan Work From Anywhere (WFA) bagi pekerja tertentu agar tetap produktif tanpa menghambat perayaan Lebaran, dan jaminan pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) tepat waktu serta kebijakan lain yang mendukung kesejahteraan tenaga kerja.
"Kami akan terus memantau kepatuhan perusahaan dalam memberikan THR agar setiap pekerja menerima haknya sesuai ketentuan," ujar Yassierli.
Menaker berharap sidang pleno ini menghasilkan komitmen bersama untuk memperkuat sinergi dalam menghadapi tantangan ketenagakerjaan, terutama menjelang Idul Fitri. *
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



