
Menteri Karding Dorong Keterlibatan Civitas Akademika dalam Peningkatan Kompetensi CPMI
VOICEINDONESIA.CO, Jakarta - Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) menerima kunjungan silaturahmi sekaligus koordinasi dengan Himpunan Organisasi Alumni Perguruan Tinggi Negeri Seluruh Indonesia (HIMPUNI). Silaturahmi digelar di Ruang Rapat Adelina Sau, Kementerian P2MI pada Kamis (23/1/25).
Dalam sambutannya, Menteri P2MI, Abdul Kadir Karding, mendorong pihak HIMPUNI serta Civitas Akademika untuk terlibat secara strategis dalam upaya peningkatan kualitas Calon Pekerja Migran Indonesia yang aan berkerja ke luar Negeri.
“Perlu dicatat bahwa 90 persen yg mengalami masalah saat bekerja di Luar Negeria adalah mereka yang berangkat secara unprosedural. Disisi lain mayoritas Pekerja kita yang berangkat adalah pada sektor domestik. Sehingga menjadi tantangan tersendiri untuk mendorong upaya transfer knowloedge. Kita ingin mereka mendapat pengetahuan saat bekerja di luar negeri dan ketika mereka pulang dapat mengembangkan usaha di dalam negeri”, ungkap Karding.
Baca Juga: KP2MI Jemput 146 PMI Non Prosedural dari Arab Saudi
Menteri Karding menyebut pihaknya sangat serius untuk menggenjot Peningkatan Kualitas Sumber daya manusia CPMI baik hard skill maupun soft skill melalui lembaga-lembaga vokasi yang ada.
“Tahun lalu job order tersedia sebanyak 1,35 juta namun yang bisa dipenuhi baru sekitar 275 ribu, artinya masih ada lebih dari 1 juta peluang kerja yang belum bisa kita raih. Tahun ini kita menargetkan 425 ribu Pekerja Migran yang berangkat ke Luar Negeri, yang kita harapkan dapat diisi lebih banyak skilled worker. Silahkan intitusi pendidikan link and match program pendidikan dengan Job Order yang tersedia, tentu saja kami Kementerian P2MI akan bantu fasilitasi sesuai Peluang kerja yang tersedia”, tambahnya.
Baca Juga: Catatan 100 Hari Kerja Kementerian P2MI, Migrant Watch Berikan Sejumlah Catatan Kritis
Perwakilan HIMPUNI, Masirah menyampaikan apresiasinya atas sambutan yang diberikan Kementerian P2MI terhadap pihaknya. Ia menyebut upaya kerjasama yang digagas bersama KP2MI merupakan gayung bersambut.
“Kami siap bekerja sama di bidang Penempayan setya Pelindungan Pekerja Migran Indoneisa. Saya kira dlm kesempatan ini kita sudah memahami peluang kolaborasi yang dapat kita bangun ke depan. Kami berharap Mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa diwujudkan dalam MoU (Memorandum Of Understanding) disertai poin-poin teknis tertuang di dalamnya.*
Pilihan Redaksi
Pekerja Migran IndonesiaPHK Meningkat, Pemerintah Diminta Perluas Penempatan PMI
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

PHK Meningkat, Pemerintah Diminta Perluas Penempatan PMI
Pekerja Migran Indonesia

DPR Minta KP2MI Tingkatkan Transparansi Informasi Peluang Kerja Luar Negeri
Pekerja Migran Indonesia

DPR RI Minta Pemerintah Perketat Pengawasan Imigrasi di Pintu Keberangkatan PMI
Pekerja Migran Indonesia

Narapidana Lapas Porong Gagal Terima Paket Ekstasi
Daerah

Dugaan TPPO dan Lalainya Negara Terhadap Ruhyani
Lipsus
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



