
Menteri Karding Sebut Sekolah Vokasi Diperlukan untuk Ciptakan Calon Pekerja Migran Terampil

VOICEINDONESIA.CO, Medan - Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding menghadiri pelantikan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Ikatan Alumni Universitas Diponegoro (IKA Undip) di Menara BRI, Medan, Sumatera Utara (Sumut), pada Sabtu (26/4/2025).
Dalam sambutannya, Menteri Karding menyampaikan pentingnya sekolah-sekolah vokasi untuk mempersiapkan pekerja migran terampil.
Menurutnya, masyarakat yang ingin bekerja di luar negeri bisa mengasah keterampilan terlebih dahulu di sekolah vokasi.
Baca Juga: Simak Kisaran Gaji PMI Sektor Pertanian di Jepang
“Kalau rakyat kita yang berangkat (kerja di luar negeri) ini, kita fokuskan untuk belajar pada ilmu-ilmu tertentu, keterampilan khusus, dia pulang nanti bisa jadi buka usaha, bisa jadi expert di tengah berkembangnya industri,” kata Menteri Karding.
Menteri Karding menyebut, pihaknya bersama dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut telah menyepakati pembangunan sekolah vokasi untuk masyarakat yang ingin mengasah keterampilan sebelum berangkat kerja ke luar negeri.
“Itu lah tadi, kenapa kami dengan Mas Gubernur (Sumut Bobby Nasution) menyepakati ada vokasi yang terintegrasi. Jadi akan ada training center yang khusus di luar, dan itu dipersembahkan oleh Mas Gubernur karena kecintaannya kepada semua kabupaten,” kata Menteri Karding.
Baca Juga: KDEI Taipei Bantu Pemulangan Anak PMI Kaburan di Taiwan
Di sisi lain, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution mengaku siap mendukung rencana Menteri Karding untuk membangun sekolah vokasi di Medan.
“Tadi Mas Menteri Menyampaikan kalau bisa dibangun sekolah vokasi yang ada di Sumatera Utara khusus untuk bisa bekerja di luar negeri untuk menghilangkan TPPO,” kata Gubernur Bobby.
Gubernur Bobby menyebut pihaknya akan mempersiapkan gedung hingga lokasinya untuk pembangunan sekolah vokasi.
“Nanti kita siapkan gedungnya, fisiknya nanti kami siapkan juga lahannya,” kata Gubernur Bobby.*
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



