
Nasib Malang Imas Warga Asal Garut di Arab Saudi

VOICEINDONESIA,JAKARTA - Mengadu nasib jauh ke negeri orang tentu dengan harapan mendapatkan jalan kehidupan yang lebih baik, namun tidak bagi Imas yang bekerja di Arab Saudi.
Imas Masrupah, Warga asal Garut sudah sepuluh tahun lebih bekerja di Arab Saudi, namun nasib baik tidak serta merta menyertainya.
Kepada VOICE Indonesia,minggu 10 April 2022, Imas menceritakan awal mula keberangkatan hingga tiba di Arab Saudi. Ia menuturkan hingga saat ini ia bekerja tidak mendapatkan haknya, bahkan sekedar untuk pulang ke Indonesia pun tidak mampu.
Imas menceritakan selama bekerja di Arab Saudi sudah beberapa kali di pindah oleh majikan awal untuk bekerja ke orang lain, setiap kali bekerja gaji yang harusnya ia terima justeru diambil oleh majikan yg pertama.
Imas yang saat ini memohon ada pihak yang bisa membantunya pulang ke Indonesia juga menceritakan perlakuan kasar yang sering dilakukan oleh majikannya.
Saat ini, Imas hanya berharap ada pihak yang membantu nya bisa pulang ke Indonesia. Ia mengaku sudah berusaha mengurus kepulangan nya sendiri namun selalu gagal lantaran majikannya selalu menghalangi.
" Aku ngga masalah dia (majikan) tidak membayar gaji, yang penting aku di pulangin ke Indonesia, negaraku. Pengen ketemu keluarga dan ibuku yang sudah 14 tahun tidak bertemu," tutup Imas saat menceritakan nasibnya di Arab Saudi.(10/4)
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



