
Pekerja Migran di Abu Dhabi Curhat ke Wapres Minta Pulang ke Indonesia

VOICEIndonesia.co, Jakarta - Sejumlah pekerja migran Indonesia (PMI) di Abu Dhabi menyampaikan curahan hati (curhat) kepada Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin minta dibantu dipulangkan ke tanah air.
Sekretariat Wakil Presiden (Setwapres) di Jakarta, Senin, menginformasikan situasi itu berlangsung saat Wapres Ma’ruf meninjau ruang pelayanan di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Abu Dhabi di Al Yaqout Street, Embassies District, Plot 42, Sector W59-02, Abu Dhabi, Persatuan Emirat Arab (PEA), Senin, (05/02/2024).
"Iya, ini mau pulang. Tapi belum dibayar upah kerja oleh agen,” cerita pekerja migran asal Jakarta, Yuni, kepada Wapres.
Dilansir dari ANTARA, dalam perbincangan akrab dan hangat tersebut Wapres mendengarkan pengalaman para migran selama bekerja di PEA.
Mendengar cerita tersebut, Wapres pun segera memberi arahan kepada jajaran pejabat di KBRI Abu Dhabi untuk menyelesaikan hal itu dan memberikan perlindungan terbaik bagi PMI perihal hak mereka.
“Tolong dibantu urus, ya,” kata Wapres kepada jajaran pejabat KBRI Abu Dhabi.
Hal senada juga disampaikan PMI asal Indramayu, Jawa Barat, Syeni, yang memilih pulang ke Indonesia karena ingin merintis usaha.
Untuk itu, Syeni berharap bisa mendapat modal dan pendampingan usaha sehingga mendapat penghasilan tetap di Indonesia.
“Insya Allah, tidak ingin kembali menjadi PMI. Kalau punya modal pengen usaha di rumah,” katanya.
Baca Juga: Pemkot Padang Siapkan 40 Nakes untuk Dikirim ke Jepang
Mendengar hal tersebut, Wapres pun memberi semangat dan menyampaikan bahwa di Indonesia saat ini juga telah banyak pendampingan untuk tenaga kerja.
Wapres pun menyemangati PMI untuk berkiprah di mana pun, baik dalam mencari nafkah di luar negeri maupun di Indonesia.
“Saya temukan di Banyuwangi ada pekerja migran di Saudi. Kemudian ketika kembali di tanah air dilatih untuk melakukan produksi UMKM sendiri terus dia jual. Waktu itu dilakukan latihan,” katanya.
“Saya doakan ibu-ibu kembali ke Indonesia dengan selamat, dapat berkumpul bersama keluarga, dan mendapatkan penghasilan yang baik,” kata Wapres menambahkan.
Hadir mendampingi Wapres dalam peninjauan ini, Istri Duta Besar Indonesia untuk PEA Farida Husein Bagis, Kuasa Usaha Ad Interim Zaenal Abidin dan Istri, serta Konsul Jenderal RI di Dubai K. Chandra Negara beserta istri.
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



