
Pelaku UMKM Mau Upgrade Skill, Menaker Ungkap Programnya Terbuka Tuk Umum

VoiceIndonesia.co - Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan bahwa program pelatihan Kemnaker terbuka untuk pelaku UMKM yang membutuhkan peningkatan skill.
Diketahui sejak 2022, Kemnaker telah menggelar pelatihan peningkatan produktivitas untuk meningkatkan produktivitas pekerja, termasuk pekerja di sektor UMKM, di Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP).
"Tentu sangat bisa para pelaku UMKM Shopee ikut banyak pelatihan program pelatihan kewirausahaan di Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kemnaker," kata Ida Fauziyah dilansir dari laman Kemnaker, Kamis, 7 September 2023.
Ida Fauziyah mengatakan bahwa pelayanan program pelatihan ini dapat diakses melalui ekosistem ketenagakerjaan digital kami, yaitu SIAPKerja.
Menaker menjelaskan bagi pekerja ter-PHK tapi tak memiliki skill dan modal, namun masih berkeinginan memiliki usaha, Kemnaker memiliki program untuk mengembangkan UMKM melalui program Tenaga Kerja Mandiri (TKM) pemula, yang memfasilitasi minat dan bakat kewirausahaan dan bakat kewirausahaan angkatan kerja.
"Kemnaker terus berperan aktif melakukan peningkatan kompetensi dan perluasan kesempatan kerja guna menekan laju angka pengangguran dengan memfasilitasi minat dan bakat kewirausahaan angkat kerja. Program bantuan TKM pemula ini, dapat diakses melalui portal online: bizhub.kemnaker.go.id, " katanya.
Selain TKM pemula, Kemnaker juga memiliki program pengembangan wirausaha untuk pengembangan dan keberlanjutan usaha melalui TKM Lanjutan berbasis perorangan untuk mengembangkan usaha yang telah dibangun melalui program TKM pemula.
Para TKM Lanjutan dapat mengikuti program business matching dan rekan-rekan Lanjutan menawarkan inovasi produk maupun jasa dengan para investor, pembeli, akselerator, dan mitra potensial lainnya dalam pengembangan usaha dan pembangunan jejaring kemitraan.
"Diharapkan dengan fasilitasi ini, rekan-rekan TKM Lanjutan dapat memperluas akses kemitraan yang dapat meningkatkan kpasitas usaha dan meningkatkan penyerapan angkatan kerja, " kata Ida Fauziyah.
Ida Fauziyah menambahkan seluruh program pelatihan yang digelar Kemnaker telah melalui proses verifikasi dan akreditasi sehingga dapat dipastikan seluruh pelatihan terjamin secara kualitas.
Saat ini, Kemnaker memiliki 21 UPT Balai Pelatihan Vokasi yang tersebar di 15 provinsi seperti di Banten, Jawa Barat, Sumatera Utara, Jawa Tengah, dan Sulawesi Selatan, dengan kejuruan unggulan seperti otomotif, manufaktur, TIK, elektro, listrik, welding dan lainnya.
"Dengan 3.812 program pelatihan tersedia di SIAPKerja, siap mengakomodir kebutuhan pelatihan vokasi dan peningkatan produktivitas di seluruh Indonesia.
Program pelatihan ini dapat diakses secara gratis oleh masyarakat yang memenuhi persyaratan, " kata Ida Fauziyah.
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



