
Pemerintah Siapkan Anggaran Rp4,2 Triliun untuk 150 Ribu Peserta Magang Nasional

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Menaker Yassierli menyampaikan kabar ini sebagai sinyal positif bagi para fresh graduate yang tengah mencari pekerjaan.
"Ini suatu hal, kabar baik buat adik-adik kita yang baru lulus dari perguruan tinggi. Jadi kenaikannya itu dari 100 ribu menjadi 150 ribu orang, dan dengan jumlah anggaran sekitar Rp4,2 triliun," kata Yassierli dalam jumpa pers di Jakarta pada Senin (29/6/2026).
Pendaftaran peserta batch pertama dibuka pada 15 hingga 28 Juli 2026. Yassierli meminta para calon peserta memanfaatkan waktu dua minggu ke depan untuk mempersiapkan diri.
"Untuk pendaftaran peserta, ini yang mungkin ditunggu-tunggu, yaitu dibuka pada 15-28 Juli. Jadi masih ada kesempatan 2 minggu lagi," ujarnya.
Setelah pendaftaran ditutup, verifikasi dan seleksi peserta berlangsung pada 29 Juli hingga 5 Agustus, pengumuman peserta lolos pada 7 Agustus, dan hari pertama magang batch pertama resmi dimulai pada 10 Agustus 2026.
Sementara perusahaan yang ingin menjadi mitra penyelenggara memiliki waktu hingga 15 Juli untuk mendaftar dan melewati tahapan verifikasi melalui platform MagangHub.
"Kami akan memverifikasi. Yang akan kita verifikasi adalah terkait dengan apakah lowongan itu benar-benar cocok untuk lulusan perguruan tinggi," ujar Yassierli.
Peserta yang lolos akan menjalani magang selama enam bulan dengan uang saku setara UMK, perlindungan sosial berupa JKK dan JKM, serta sertifikasi kompetensi dari BNSP sebagai tindak lanjut setelah program selesai. Program ini juga masuk dalam paket stimulus ekonomi semester II 2026.
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



