
Pemprov Sulut Sebut Permintaan Tenaga Kerja ke Jepang Capai 2000 Orang

VOICEINDONESIA.CO, Manado - Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdaprov Sulawesi Utara, Denny Mangala menyebutkan permintaan tenaga kerja asal provinsi tersebut untuk magang di Jepang mencapai 2.000 orang.
"Sejak tahun 2023 permintaan tenaga kerja asal Sulut untuk magang ke Jepang terus meningkat. Setiap tahunnya permintaan mencapai 2.000 orang," kata Denny saat melepas lulusan SMK dan mahasiswa mengikuti program magang ke Jepang, di Manado, Kamis (17/4/2025).
Meskipun permintaan tenaga kerja cukup banyak, namun menurut Denny, pemerintah daerah belum bisa memenuhi kuota tersebut.
Baca Juga: Pemprov Sulut Berangkatkan 156 Peserta Magang ke Jepang
Belum terpenuhinya permintaan tenaga kerja asal provinsi ujung utara Sulawesi tersebut, kata dia, akan menjadi tantangan dan peluang agar semakin banyak peserta yang mengikuti program itu.
Pada tahun 2023, lanjut dia, ada sebanyak 321 orang yang mengikuti pelatihan dan sebanyak 270 orang berhasil diberangkatkan ke Jepang, sementara sebanyak 51 orang lainnya tidak melanjutkan mengikuti program tersebut.
Di tahun lalu, kata Denny, Pemprov Sulut merekrut sebanyak 364 peserta magang ke Jepang untuk mengikuti pelatihan, sementara di tahun 2025 akan merekrut 300 orang.
Baca Juga: TNI AL Evakuasi Dua Jenazah ABK TB. Marina Korban Laka Laut
Peserta magang diikutsertakan dalam pelatihan di berbagai lembaga seperti BPSDMD, BLK Disnaker, SMK Negeri 1 Bitung, SMA Negeri Guru Lombok, SMA Negeri 6 Manado, SMK Kristen 2 Tomohon, SMK Negeri 1 Manado, dan SMK Negeri 1 Ratahan.
Denny menambahkan, di tahun 2024 sebanyak 10 orang sudah diberangkatkan, sementara sebanyak 97 orang akan diberangkatkan hari ini.
Rencana merekrut sebanyak 300 peserta pelatihan di tahun 2025 ini, menurut dia, adalah langkah konkret menjawab kebutuhan industri Jepang, sekaligus membuka lebih banyak peluang bagi generasi muda.*
Pilihan Redaksi
Pekerja Migran IndonesiaPHK Meningkat, Pemerintah Diminta Perluas Penempatan PMI
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

PHK Meningkat, Pemerintah Diminta Perluas Penempatan PMI
Pekerja Migran Indonesia

DPR Minta KP2MI Tingkatkan Transparansi Informasi Peluang Kerja Luar Negeri
Pekerja Migran Indonesia

DPR RI Minta Pemerintah Perketat Pengawasan Imigrasi di Pintu Keberangkatan PMI
Pekerja Migran Indonesia

Narapidana Lapas Porong Gagal Terima Paket Ekstasi
Daerah

Dugaan TPPO dan Lalainya Negara Terhadap Ruhyani
Lipsus
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



