
Pemerintah Kirim PMI Terampil ke Hyundai di Korea Selatan

VOICEINDONESIA.CO, Bekasi – Di tengah tingkat pengangguran lulusan SMK yang mencapai 7,74 persen per Februari 2026, tertinggi dibanding jenjang pendidikan lainnya, pemerintah melepas 41 pekerja migran Indonesia (PMI) terampil sektor pengelasan yang akan bekerja di HD Hyundai Samho Co., Ltd., Korea Selatan, Selasa (7/7/2026).
Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Masyarakat Desa Kemenko PM Abdul Haris yang melepas keberangkatan di Jatibening, Bekasi, menegaskan model kolaborasi ini harus diperluas ke berbagai daerah.
"Kolaborasi seperti ini harus terus diperkuat agar semakin banyak tenaga kerja Indonesia yang memperoleh pekerjaan layak di luar negeri melalui jalur resmi. Dengan begitu, kita tidak hanya mengurangi pengangguran, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memastikan setiap pekerja migran mendapatkan perlindungan yang optimal," kata Abdul Haris.
Ke-41 pekerja tersebut sudah menjalani pelatihan melalui kerja sama BBPVP Serang, LPKS Shankara, dan PT Della Fadhil Anugrah sebagai perusahaan penempatan resmi.
Abdul Haris menegaskan penempatan PMI bukan sekadar soal mengirim tenaga kerja ke luar negeri.
"Penempatan pekerja migran bukan hanya soal mengirim tenaga kerja ke luar negeri, tetapi memastikan mereka berangkat melalui prosedur yang benar, memiliki keterampilan yang dibutuhkan, dan mendapatkan perlindungan sejak proses pelatihan hingga bekerja di negara tujuan," ujarnya.
Peluang kerja di luar negeri bagi tenaga Indonesia sebenarnya masih sangat besar. Hingga April 2026, KP2MI mencatat lebih dari 260 ribu lowongan kerja tersedia di berbagai negara, namun baru sekitar 20 persen yang berhasil diisi pekerja Indonesia. Program SMK Go Global sendiri menargetkan penempatan 500 ribu tenaga kerja ke luar negeri, terdiri dari 300 ribu lulusan SMK dan 200 ribu peserta umum, dengan target 40 ribu PMI terampil pada 2026.
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



