VOICE Indonesia
Ketenagakerjaan

Perawat Asal Sumatera Diproyeksi Kerja di Eropa

Afifah - VOICEIndonesia.co
Perawat Asal Sumatera Diproyeksi Kerja di Eropa
Perawat Asal Sumatera Diproyeksi Kerja di Eropa

VOICEINDONESIA.CO, Padang Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (Wamen P2MI), Christina Aryani, mengumumkan pembukaan kelas bahasa Jerman di Universitas Negeri Padang (UNP) guna memfasilitasi lulusan kesehatan di Sumatra Barat bekerja sebagai perawat di Jerman.

Langkah ini diambil untuk mengatasi kendala bahasa yang selama ini menghambat daya saing tenaga medis lokal di pasar kerja Eropa.

Kerja sama antara Goethe-Institut dan UNP tersebut merupakan tindak lanjut dari pembentukan Migrant Center sebagai pusat informasi terpadu bagi calon pekerja migran.

Baca Juga: Penonaktifan PBI-JKN Perintah Presiden? Ini Penjelasan Mensos 

Program ini menyasar lulusan Poltekes dan Stikes di Sumatra Barat agar dapat menangkap peluang kerja internasional secara aman dan prosedural.

"Kelas bahasa ini diharapkan meningkatkan kesiapan calon pekerja migran asal Sumbar, sehingga mereka memiliki lebih banyak peluang bekerja sebagai perawat di Jerman," ujar Christina saat melakukan pembinaan pegawai di BP3MI Sumatra Barat, Jumat (13/2/2026).

Selain peluang ke Eropa, Christina mengungkapkan adanya pergeseran minat masyarakat Sumbar yang mulai beralih ke Jepang melalui skema Specified Skilled Worker (SSW), terutama pada sektor perawat (caregiver), industri pengolahan makanan, dan pertanian.

Hal ini terjadi seiring penurunan signifikan penempatan ke Malaysia pasca-penutupan sektor kilang pada tahun 2024.

Baca Juga: Program MBG Diklaim Serap 897 Ribu Lapangan Kerja 

Wamen P2MI juga mendorong BP3MI Sumbar untuk lebih proaktif menjalin sinergi dalam pelindungan pekerja serta program pemberdayaan bagi pekerja migran purna.

Fokus utama pemerintah saat ini adalah memperluas negara tujuan penempatan ke negara-negara dengan standar gaji dan pelindungan yang lebih tinggi.

Dengan adanya fasilitas pelatihan bahasa dan pusat informasi terpadu di daerah, pemerintah optimis Sumatra Barat dapat menjadi salah satu lumbung tenaga kerja migran terampil yang mampu bersaing di level global. (af/ri)

Pilihan Redaksi: Menjaga Netralitas: Polri Wajib di Bawah Komando Langsung Presiden  Baca Berita Lainnya di Google News 

Pilihan Redaksi

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus RuhyaniImigrasi

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani

VOICE Indonesia· 16 July 2026
#eropa#kemenP2MI#PMI
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.