
Pesatnya Industrialisasi di Daerah Harus Diimbangi Akselerasi Peningkatan Kompetensi SDM
VOICEINDONESIA,KENDARI - Pesatnya proses industrialisasi di daerah harus diimbangi dengan percepatan peningkatan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM). Sehingga, masyarakat di sekitar industri dapat merasakan manfaat sebesar-besarnya dari industrialisasi.
Hal tersebut disampaikan Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, saat menyaksikan proses Serah Terima Hibah Lahan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara kepada Kementerian Ketenagakerjaan untuk perluasan BLK Kendari. Proses serah terima lahan seluas 4,6 hektare tersebut berlangsung di BLK Kendari, Jumat (26/11/2021).
"Pembangunan SDM kompeten tidak bisa dikerjakan oleh pemerintah pusat saja. Ini adalah kerja bersama pemerintah pusat dan daerah. Ditambah lagi sinergi antara pemerintah daerah dan dunia industri," kata Menaker Ida.
Menaker Ida mengatakan, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Sulawesi Tenggara memang masih berada di bawah rata-rata nasional. Namun begitu, profil pendidikan angkatan kerja masih banyak diisi pendidikan menengah ke bawah yang mencapai 46 persen.
Sulawesi Tenggara yang saat ini menjadi salah satu daerah dengan perkembangan industrialisasi yang cepat, harus segera mengimbangi industrialisasi tersebut dengan penyiapan SDM kompeten sesuai kebutuhan industri.
"Salah satunya dengan memperbanyak pelatihan vokasi melalui balai-balai latihan kerja maupun training-training center di perusahaan," katanya.
Menaker Ida menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya kepada Pemprov Sulawesi Tenggara yang telah menunjukkan komitmennya membangun SDM di daerahnya melalui hibah lahan unuk perluasan BLK Kendari. Ia meminta BLK Kendari dan Pemprov Sulawesi Tenggara untuk segera membangun komitmen dengan industri-industri setempat, guna mendukung program peningkatan kompetensi SDM. "Kami menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya atas dukungan dan concern dari Pemerintah Sulawesi Tenggara yang didukung penuh oleh DPRD Sulawesi Tenggara, atas komitmen hibah lahan ini," ujar Menaker.**
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



