
Peserta Pelatihan Terdampak PHK Diperluas Hingga 1.130 Orang

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – PT HM Sampoerna Tbk mendukung pelatihan upskilling dan reskilling yang diinisiasi Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bagi 150 pekerja terdampak PHK dan pencari kerja. Program ini merupakan kelanjutan kolaborasi antara Sampoerna, Kemnaker, dan pemerintah daerah yang telah dimulai sejak 2025.
Direktur PT HM Sampoerna Rianto Probo Hartono menjelaskan kolaborasi tiga pihak menjadi kunci memperkuat hubungan industrial nasional dan memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.
"Kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan pekerja merupakan kunci untuk memperkuat hubungan industrial nasional," kata Rianto, Selasa (30/6/2026).
Rianto berharap kolaborasi tersebut dapat diperluas dengan meningkatkan jumlah peserta pelatihan menjadi 1.130 orang sehingga semakin banyak pekerja terdampak PHK dan pencari kerja memperoleh peningkatan kompetensi.
"Kami berharap sinergi ini memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dan mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045," ujarnya.
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli menegaskan pelatihan upskilling dan reskilling menjadi kunci agar pekerja tetap relevan dengan kebutuhan dunia kerja yang terus berubah.
"Pelatihan upskilling dan reskilling merupakan kunci agar pekerja tetap relevan dengan kebutuhan dunia kerja yang terus berubah, kompetensi menjadi modal untuk membuka peluang kerja maupun usaha baru," kata Yassierli.
Yassierli menambahkan peningkatan kompetensi tenaga kerja harus diiringi penguatan hubungan industrial agar tercipta industri yang produktif dan berdaya saing. Kemnaker telah mengembangkan lima level maturitas hubungan industrial mulai dari Level 1 Terfragmentasi hingga Level 5 Transformatif.
"Semangatnya adalah membangun daya tahan industri melalui kolaborasi lintas sektor," tegasnya.
Pilihan Redaksi
Pekerja Migran IndonesiaPHK Meningkat, Pemerintah Diminta Perluas Penempatan PMI
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

PHK Meningkat, Pemerintah Diminta Perluas Penempatan PMI
Pekerja Migran Indonesia

DPR Minta KP2MI Tingkatkan Transparansi Informasi Peluang Kerja Luar Negeri
Pekerja Migran Indonesia

DPR RI Minta Pemerintah Perketat Pengawasan Imigrasi di Pintu Keberangkatan PMI
Pekerja Migran Indonesia

Narapidana Lapas Porong Gagal Terima Paket Ekstasi
Daerah

Dugaan TPPO dan Lalainya Negara Terhadap Ruhyani
Lipsus
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.


