
SBMI desak polisi usut dugaan TPPO kepada Rokaya

VOICEINDONESIA, INDRAMAYU – Desakan dilakukan Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Cabang Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, kepada Polres Indramayu, agar segera mengusut dugaan kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang dialami pekerja migran Indonesia (PMI) bernama Rokaya.
Ketua SBMI, Juwarih, menegaskan pihak Polres Indramayu untuk menindaklanjuti proses hukum dugaan TPPO yang dilakukan oleh pihak perekrut Rokaya, PMI asal Indramayu tersebut.
Mengutip Antaranews.com "Kami akan mendesak Polres Indramayu untuk menindaklanjuti proses hukum kepada para perekrutnya (yang dilaporkan terkait TPPO)," kata Juwarih, Ketua Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Cabang Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Sabtu (15/1).
Baca juga : Kemnaker Kembali Gagalkan 25 CPMI Ilegal ke Timur Tengah
Juwarih menyampaikan, Rokaya merupakan PMI yang berasal dari Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.
Menurutnya, Rokaya diduga merupakan korban TPPO, sebab, PMI asal Indramayu itu diberangkatkan ke Timur Tengah pada masa pandemi COVID-19.
Juwarih dan pihaknya berupaya akan terus mengawal kasus tersebut agar dapat segera diproses oleh Polres Indramayu.
"Karena kami juga sudah melaporkan dugaan kasus TPPO Rokaya," ujarnya.
Baca juga : PMI Terjerat Kasus Perdagangan Narkoba Divonis 20 Tahun Penjara
Sementara itu, Juwarih mengatakan, saat ini Rokaya sudah kembali ke Indramayu, setelah pemerintah membantu kepulangannya dari Erbil, Irak.
Untuk diketahui, sebelumnya Rokaya sempat membuat video berdurasi satu menit lebih yang beredar di sosial media pada September 2021, di mana dalam video tersebut ia menceritakan kondisinya, dan meminta bantuan kepada Presiden Joko Widodo untuk dapat membantunya pulang ke Tanah Air. (ODP)
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



