
Sebut PMI Sebagai Monyet, Komik Asal Malaysia Ini Dilarang Beredar

VoiceIndonesia.co - Cheeming Boey, seorang pengarang komik berjudul When I Was a Kid meminta maaf karena telah menyebut Asisten Rumah Tangga (ART) asal Indonesia dengan panggilan monyet.
Dalam komik diceritakan seorang ayah mengajak anaknya untuk melihat monyet di halaman belakang rumah mereka. Setibanya disana, anak tersebut tidak melihat monyet melainkan seorang ART.
Pria asal Malaysia itu mengungkapkan alasan di Instagram pribadinya, bahwa dalam cerita tersebut ia kagum dengan kemampuan pekerja rumah tangganya yang bisa memanjat pohon kelapa dengan sangat cepat.
Pemerintah Malaysia pun langsung melarang peredaran komik yang dibuat oleh Cheeming Boey.
📖 Baca Juga ↗Ingatkan Kelangkaan Pangan, Jokowi: Perlu Visi TaktisJuru bicara Kementerian Luar Negeri, Lalu Muhammad Iqbal pada konferensi pers di kantornya, Jumat, 29 September 2023 membenarkan adanya penggunaan perumpamaan monyet bagi pekerja migran Indonesia.
"Yang jelas, kebetulan bahasa yang disampaikan adalah monyet untuk tenaga kerja kita," ungkap Iqbal, dilansir dari ANTARA, Sabtu, 30 September 2023.
Menurut Iqbal bagian komik tersebut tidak edukatif karena seorang ayah mengajarkan anaknya menyebut manusia dengan monyet.
"Dari perspektif edukasi itu sangat tidak edukatif dan merendahkan martabat manusia," tuturnya.
Diketahui komik When I Was a Kid mulai ditulis pada 2012 dan menjadi best seller. Komik edisi 3 yang diprotes masyarakat Indonesia terbit pada 2014 lalu.
Peredaran komik ini mendapat kencaman dari masyarakat Indonesia. Aksi unjuk rasa pernah dilakukan di depan Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta pada 26 Juni 2023 lalu, kemudian Pemerintah Malaysia memutuskan untuk melarang peredaran komik tersebut.
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



