
Seminggu Menderita Sakit di Penampungan, TKW Asal NTB Minta Bantuan

VOICEIndonesia.co, Jakarta - Seorang tenaga kerja wanita (TKW) asal Nusa Tenggara Barat (NTB) sudah satu minggu sakit selama dipenampungan.
Wanita yang megaku bernama Darmasati itu meminta pertolongan kepada pihak yang berwenang untuk membantunya kembali ke kampung halamannya.
Dalam sebuah video berdurasi 1 menit 49 detik yang diterima VOICEIndonesia.co, Jumat, 1 Desember 2023, TKW asal NTB itu mengatakan bahwa saat ini ia berada di sebuah Perusahaan.
"Nama saya Darmasati, saya ada di PT Putra Pertiwi Jaya Lestari, saya kepingin pulang ke NTB karena sakit, sudah satu minggu ini saya dijanji untuk pulang tapi tidak ada bukti," kata Darmasati.
Dalam penelusuran tim VOICEIndonesia.co, Darmawati diduga akan dikirim ke Dubai.
Baca Juga: Imigrasi Denpasar Deportasi Dua WNA Malaysia Eks Narapidana Narkoba
Namun karena sakit, Darmasati meminta kepada pihak sponsor untuk memulangkannya ke NTB. Darmawati juga mengatakan bahwa ia sudah melengkapi surat keterangan bahwa ia sakit.
"Saya tidak bisa tidur sudah satu minggu karena sakit, juga sudah saya terima suratnya, bahwa saya harus pulang ke NTB, tapi ternyata tidak ada bukti saya dipulangkan saya, nama sponsor saya Husein orang NTB," lanjut Darmawati.
Melalui video tersebut, Darmasati asal NTB meminta bantuan kepada pihak yang berwenang untuk memulangkannya.
"Jadi saya mohon pada bapak tolong bantu saya keluarkan saya dari sini, saya mohon sama bapak dari ujung rambut hingga ujung kaki, tolong saya, karena saya ingin pulang, terlalu sakit," kata Darasati.
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



