
Taiwan Dilanda Topan Krathon, PMI Diliburkan Sementara

VOICEIndonesia.co, Jakarta - Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Taiwan diliburkan sementara akibat adanya Topan Krathon, Rabu (02/10/2024).
Dilansir dari berita nasional Taiwan, Topan Krathon telah melemah menjadi taifun berskala menengah. Hal tersebut membuat laju pergerakannya juga relatif lambat dan mungkin akan berlanjut hingga akhir pekan.
Badan Cuaca Pusat telah mengeluarkan peringatan dini mengenai badai yang akan melanda daratan untuk 13 kota dan kabupaten saat topan mendekat.
Pada Rabu (02/10/2024), Topan Krathon berjarak 130 kilometer barat daya Kaohsiung, bergerak ke arah utara-timur laut dengan kecepatan 8 kilometer (5 mil) per jam.
Baca Juga: China Desak Kapal Militer Jepang Tak Lintasi Selat Taiwan
Media lokal juga mengatakan Taiwan Railway Corp. telah menghentikan semua kereta dengan tempat duduk yang dipesan untuk hari ini.
Dilansir dari ANTARA, 23 orang telah terluka dalam insiden terkait cuaca dan 2.735 orang telah dievakuasi dari berbagai kota ke daerah yang lebih aman.
Pekerja Migran Indonesia (PMI) Budiyanto di Taiwan mengatakan dirinya telah libur sejak senin (01/10/2024).
"Sudah libur sejak senin, libur mengikuti peraturan dari pemerintah, jadi ga tau sampai kapan," kata Budiyanto, kepada VOICEIndonesia.co, Kamis (03/10/2024).
Baca Juga: Baru Dua Bulan Kerja, PMI di Taiwan Kena PHK Sebelah Pihak
Budiyanto juga mengatakan bahwa jasa pengiriman makanan dilarang beroperasi. Untuk itu, sebelum adanya badai masyarakat sudah mempersiapkan terlebih dahulu.
Namun, banyak supermarket yang kehabisan stok sayur dan telur. Menurut Budi, harga sayur juga naik menjadi dua kali lipat.
"Harga sayur juga naik dua kali lipat, mereka beralih ke mie instan atau daging," kata Budiyanto.
Sementara adanya Topan Karthon, Budiyanto menjelaskan dirinya dan PMI yang lain tidak dianjurkan keluar rumah dan menggunakan waktunya untuk beristirahat di rumah.
Pilihan Redaksi
Pekerja Migran IndonesiaPHK Meningkat, Pemerintah Diminta Perluas Penempatan PMI
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

PHK Meningkat, Pemerintah Diminta Perluas Penempatan PMI
Pekerja Migran Indonesia

DPR Minta KP2MI Tingkatkan Transparansi Informasi Peluang Kerja Luar Negeri
Pekerja Migran Indonesia

DPR RI Minta Pemerintah Perketat Pengawasan Imigrasi di Pintu Keberangkatan PMI
Pekerja Migran Indonesia

Narapidana Lapas Porong Gagal Terima Paket Ekstasi
Daerah

Dugaan TPPO dan Lalainya Negara Terhadap Ruhyani
Lipsus
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



