
Tak Becus Layani PMI, BP2MI Tegur Petugas P4MI Soetta

VOICEIndonesia.co, Jakarta - Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Benny Rhamdani mengumpulkan petugas Pos Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P4MI) di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) di Jakarta, Sabtu (25/05/2024).
Benny menegur karena pelayanan yang diberikan pada Pekerja Migran Indonesia (PMI) tidak maksmimal ketika berada di Bandara Soetta.
“Saya ingin seluruh pegawai BP2MI bekerja dengan hati nurani. Berikan pelayanan yang ramah dan penuh dengan rasa hormat kepada PMI. Gaji kita pun sebagai aparatur negara berasal dari mereka, dari rakyat,” tegas Benny.
Kepala BP2MI menanggapi berita yang tersebar mengenai pelayanan kurang ramah yang diberikan oleh petugas P4MI di Bandara Soetta.
Hal ini langsung ditindaklanjuti karena menurutnya, pelayanan dengan hormat kepada penyumbang devisa negara adalah hal penting yang harus dilakukan setiap saat.
“Lounge BP2MI di bandara dibuat untuk melayani seluruh PMI. Kemarin tanggal 20 Mei 2024, saya mendapat laporan bahwa ada sebanyak 23 PMI yang baru datang dan ingin beristirahat di lounge, namun diberikan pelayanan yang kurang maksimal. Seharusnya sebanyak apapun PMI yang datang, tetap kita terima dengan hormat. Setelah itu, bisa kita jelaskan kondisi lounge dan bagaimana pengaturannya agar semuanya nyaman untuk beristirahat,” jelas Benny.
Baca Juga: Ombudsman Kaji Kasus Bea Cukai Soal Pemeriksaan Barang Kiriman
Bahkan, lanjut Benny, kalau perlu para PMI tersebut dapat diberikan fasilitas menginap di hotel yang nyaman.
“Lapor saja langsung kepada saya, pasti akan kita carikan solusinya yang terbaik. Jika kondisi darurat terkait PMI, tidak perlu birokrasi yang memakan waktu lama. Sebelumnya juga BP2MI sudah pernah melakukan seperti itu, yang dibutuhkan hanya hati nurani yang mau bekerja untuk melayani,” kata Benny.
Kepala BP2MI juga mengingatkan kembali agar tidak ada kekosongan pelayanan di meja help desk di bandara. Termasuk juga pelayanan di jalur fast track kedatangan PMI.
“Meja help desk itu harus selalu terisi petugas 24 jam. Diatur saja jadwalnya agar pembagian kerjanya efektif. Saya sudah mengajukan tambahan insentif kepada semua petugas di bandara. Ini bukti bahwa negara menghargai kerja kalian jika memang dilakukan dengan hati nurani. Semoga bisa terealisasi dalam waktu dekat,” tambah Benny.
Benny mengungkapkan juga bahwa untuk pelayanan makanan dan minuman di lounge bandara sudah cukup baik, tetapi perlu terus ditingkatkan lagi pelayanan yang lain.
“Jadi petugas di bandara jangan mengeluh capek. Bisa dikatakan bahwa saya yang lebih capek dari kalian semua. Kemarin saya bahkan melakukan penggrebekan di daerah Kelapa Gading untuk menyelamatkan dua orang CPMI. Kepada para pimpinan yang hadir di sini juga tolong berikan teladan yang baik kepada anak buah masing-masing,” tegas Benny.*
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



