
Wamen tekankan pentingnya PMI bekerja secara prosedural

VOICEINDONESIA.CO,Jakarta - Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Christina Aryani mengingatkan pekerja migran Indonesia (PMI) untuk bekerja ke luar negeri secara prosedural.
"Bapak-bapak yang berada di rumah ramah ini, kami sangat berharap untuk selanjutnya jika akan berangkat bekerja ke luar negeri untuk menempuh jalur yang prosedural sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku," kata Wamen Christina, sebagaimana keterangan pers di situs Web Kementerian P2MI, Senin.
Wamen Christina menyampaikan pernyataan itu saat melakukan peninjauan ke Rumah Ramah PMI di Pekanbaru, Riau pada Jumat (29/11).
Baca Juga : Ombudsman sarankan Imigrasi tingkatkan kemampuan petugas cegah TPPO
Wamen menyampaikan kepada 13 orang PMI deportan dari Malaysia untuk menghindari jalur keberangkatan ke luar negeri secara non-prosedural.
Dia menjelaskan bahwa negara memang bertanggung jawab untuk memulangkan mereka ke kampung halaman. Tapi, dia berharap para PMI tersebut tidak kembali lagi ke Malaysia secara non-prosedural.
Wamen Christina juga berpesan kepada para deportan yang akan segera dipulangkan ke kampung halamannya untuk turut mensosialisasikan imbauan tersebut kepada keluarga masing-masing, bahwa berangkat bekerja secara non-prosedural memiliki risiko yang sangat besar.
Sementara itu, para pekerja migran yang menghuni Rumah Ramah PMI di Pekanbaru merupakan korban yang dideportasi melalui pintu Dumai, pada Selasa (26/11).
Selanjutnya, kepulangan para PMI tersebut ke domisili masing-masing akan difasilitasi oleh Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Riau. *
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



