
Wanita Asal Indramayu Ini Disiksa Majikannya di Arab Saudi

Jakarta – Wanita bernama Wahyuni asal Indramayu meminta bantuan kepada pemerintah Indonesia untuk memulangkannya ke tanah air.
Wahyuni yang saat ini berada di Arab Saudi mengaku mendapatkan perlakuan yang kasar dari majikannya saat ia bekerja.
“Saya berangkat melalui PT Bahtera dan selama saya bekerja saya ga pernah dikasih makan, majikan saya galak dan saat sedang sakitpun disuruh bekerja,” ungkap Wahyuni.
Dikutip VoiceIndonesia.co dari video yang berdurasi 01.33, Kamis 6 Juli 2023, Wahyuni yang diduga menjadi TKW ilegal ini mengaku bekerja dari jam 7 pagi hingga jam 3 pagi.
Tak hanya itu, Wahyuni membeberkan bahwa kantornya tidak memberikan gaji dengan benar.
“Saya mau pulang ke Indonesia, karena masalahnya di kantor sarikat Jihan gajiannya tidak benar dan majikan saya galak bahkan tidak dikasih makan, jadi jatuh sakit,” ungkap Wahyuni.
Pilihan Redaksi
Pekerja Migran IndonesiaPHK Meningkat, Pemerintah Diminta Perluas Penempatan PMI
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

PHK Meningkat, Pemerintah Diminta Perluas Penempatan PMI
Pekerja Migran Indonesia

DPR Minta KP2MI Tingkatkan Transparansi Informasi Peluang Kerja Luar Negeri
Pekerja Migran Indonesia

DPR RI Minta Pemerintah Perketat Pengawasan Imigrasi di Pintu Keberangkatan PMI
Pekerja Migran Indonesia

Narapidana Lapas Porong Gagal Terima Paket Ekstasi
Daerah

Dugaan TPPO dan Lalainya Negara Terhadap Ruhyani
Lipsus
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



