DPR Dorong Pesantren Adopsi Kurikulum Cambridge dan IB
VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Cucun menilai pesantren memiliki peluang besar mengintegrasikan standar pendidikan internasional seperti Cambridge Curriculum dan International Baccalaureate (IB) ke dalam sistem pembelajaran khas pesantren.
"Pesantren bisa mengadopsi Cambridge maupun IB dengan pendekatan khas pesantren. Transformasi ini sangat penting. Semua pesantren harus adaptif terhadap percepatan teknologi," ujar Cucun dilansir Minggu (7/6/2026).
Cucun menegaskan perkembangan AI justru membuka ruang besar bagi kontribusi insan pesantren yang memiliki pemahaman agama kuat untuk menghadirkan perspektif etika dan nilai-nilai moral yang semakin dibutuhkan dunia teknologi.
"Bahkan dalam perkembangan AI saat ini dibutuhkan kontribusi dari insan pesantren yang memiliki pemahaman agama yang kuat untuk menghadirkan perspektif etika dan nilai-nilai moral," ujarnya.
Selain mendorong transformasi pendidikan Cucun juga menyoroti implementasi Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren yang dinilai belum sepenuhnya dirasakan manfaatnya oleh pengelola maupun alumni pesantren. Ia meminta aturan turunan yang sedang disusun tidak justru membebani pesantren dengan kerumitan birokrasi baru terutama soal rekognisi kelulusan dan akses anggaran.
"Kehadiran negara harus mempermudah bukan membebani administrasi pesantren," tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama Cucun resmi dilantik sebagai Ketua Umum Majelis Pimpinan Pusat Keluarga Alumni Cipasung periode 2026 hingga 2031 dalam acara yang dihadiri ribuan alumni lintas generasi di Dome Pesantren Cipasung dan dipimpin langsung oleh Pimpinan Ponpes Cipasung KH Ubaedillah bertepatan dengan penyelenggaraan Haul Akbar pesantren.
Pilihan Redaksi
ImigrasiImigrasi Semarang Bongkar Sindikat Love Scamming Asing
Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Semarang bersama Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Tengah berhasil mengungkap dugaan aktivitas penipuan daring
Suka artikel ini? Beri apresiasi untuk sang penulis.
Berikan tanda suka secara gratis, atau kirim tips agar penulis tetap semangat.
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

















