VOICE Indonesia
Nasional

18 Juta Data KPM Diverifikasi, Begini Cara Kemensos Pastikan Bansos Tepat Sasaran

Afifah - VOICEIndonesia.co
18 Juta Data KPM Diverifikasi, Begini Cara Kemensos Pastikan Bansos Tepat Sasaran
18 Juta Data KPM Diverifikasi, Begini Cara Kemensos Pastikan Bansos Tepat Sasaran
VOICEINDONESIA.CO, Jakarta - Kementerian Sosial (Kemensos) menyelesaikan proses verifikasi dan validasi terhadap sekitar 18 juta keluarga penerima manfaat (KPM) baru program bantuan sosial (bansos) agar penyalurannya pada triwulan keempat tahun ini lebih tepat sasaran. Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf menjelaskan, verifikasi dilakukan melalui kerja sama antara Kemensos, pemerintah daerah, dan Badan Pusat Statistik (BPS) untuk memastikan keakuratan data calon penerima. “Proses validasi dilakukan Kementerian Sosial bersama pemerintah daerah melalui dinas sosial setempat, kemudian data yang terverifikasi itu diserahkan ke BPS untuk memastikan keakuratan,” ujar Saifullah Yusuf dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (4/11/2025). Baca Juga: DPR Pastikan Proses PHK Di Pabrik Michelin Dihentikan Sementara  Ia menambahkan, dari total 18 juta calon penerima manfaat baru, sekitar 15 juta telah diverifikasi langsung di lapangan, meliputi pemeriksaan kondisi rumah, jumlah keluarga, dan status sosial ekonomi. “Hasilnya, sekitar 11–12 juta dinyatakan layak menerima bansos. Semua data sedang diperiksa ulang oleh tim BPS,” kata Saifullah. Kementerian Sosial belum menjelaskan secara rinci asal wilayah keluarga penerima manfaat baru tersebut. Namun, Saifullah menegaskan bahwa verifikasi ini merupakan bagian dari total 35,04 juta penerima bansos reguler yang mencakup program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) untuk periode Oktober–Desember 2025. Baca Juga: 11 Calon PMI Ilegal Diamankan di Tanjungpinang: Jaringan Calo Lintas Wilayah Terbongkar  “Delapan belas juta itu termasuk dalam total 35,04 juta penerima manfaat reguler dan tambahan BLT dari pemerintah,” ujarnya. Untuk program PKH, penerima manfaat akan menerima Rp900 ribu, sedangkan bantuan sembako sebesar Rp1,2 juta per keluarga selama periode triwulan keempat ini. Kemensos memastikan bahwa 80 persen penerima manfaat reguler sudah menerima bantuan, sementara Bantuan Langsung Tunai Sementara (BLTS) akan segera disalurkan dalam waktu dekat. “Penyaluran dilakukan dengan dua mekanisme: bagi yang memiliki rekening melalui Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), dan bagi yang tidak memiliki rekening melalui PT Pos Indonesia,” jelasnya. Saifullah menekankan pentingnya ketepatan sasaran dalam program bantuan sosial agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan. “Kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah bansos sampai ke tangan yang berhak,” pungkasnya.

Pilihan Redaksi

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus RuhyaniImigrasi

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani

VOICE Indonesia· 16 July 2026
#bansos#BLTS#KPM#PKH
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.