
Timwas Intelijen DPR Siap Panggil TNI Terkait Kasus Penyiraman Aktivis KontraS

Baca Juga : KPU Tulungagung Coret Nama WNA yang Masuk DPT Pemilu 2024 TB Hasanuddin menekankan kasus ini menyangkut kepercayaan publik terhadap institusi negara. Penanganan harus dilakukan secara transparan, profesional, dan akuntabel untuk menjaga integritas institusi serta memastikan keadilan bagi korban yang menjadi tanggung jawab negara. Mekanisme pengawasan terhadap penyelenggaraan intelijen dilakukan secara internal oleh pimpinan masing-masing lembaga dan eksternal oleh Komisi I DPR RI. Dengan dasar ini, Komisi I dapat memanggil pihak terkait termasuk pemerintah dan TNI guna meminta penjelasan serta mendorong penyelidikan menyeluruh. "Karena pelakunya diduga berasal dari unsur BAIS, yang merupakan bagian dari aparat intelijen," ujarnya. TB Hasanuddin menegaskan penegakan hukum harus dilaksanakan tegas tanpa pandang bulu terhadap siapapun yang terbukti terlibat. Negara wajib hadir memberikan kepastian hukum dengan memproses pelaku sesuai hukum yang berlaku demi menjaga integritas institusi negara. "Negara harus hadir memberikan kepastian hukum. Siapapun pelakunya harus diproses sesuai hukum yang berlaku," tegasnya. (Sin/Ah) Pilihan Redaksi : Menjaga Netralitas: Polri Wajib di Bawah Komando Langsung Presiden
Baca Berita Lainnya di Google NewsPilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga



Persoalan Geopolitik Makin Kompleks, Industri Maritim Nasional Wajib Diperkuat
7 Juli 2026 pukul 21.13

Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.
