
KPK Periksa Pendiri Indonesia Audit Watch Terkait Kasus Bea Cukai

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Penyidikan kasus korupsi importasi di Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu) kian melebar ke arah dugaan upaya menghalangi proses hukum. KPK memeriksa pendiri Indonesia Audit Watch Iskandar Sitorus sebagai saksi terkait dugaan pengumpulan informasi yang mengarah pada upaya menghambat penyidikan, Jumat (12/6/2026).
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan penyidik sedang mendalami apakah tindakan tersebut memenuhi unsur perintangan penyidikan.
"Di mana penyidik mendalami keterangan saksi soal dugaan pengumpulan informasi ataupun materi pemeriksaan saksi dalam perkara ini, yang diduga mengarah pada upaya untuk menghambat proses penyidikan," kata Budi.
"Penyidik masih mendalami dari bukti-bukti yang diperoleh, apakah perbuatan yang dilakukan para pihak masuk dan memenuhi unsur Pasal 21 UU Tipikor," jelasnya.
Usai pemeriksaan, Iskandar mengungkapkan dirinya ditanya soal bukti transfer dari pihak BlueRay Cargo kepada seorang PNS Ditjen Bea Cukai berinisial A yang diketahui bernama Ahmad Dedi. Iskandar mengaku awalnya tidak mengakui mengenal nama tersebut, namun akhirnya membenarkan adanya bukti transfer setelah didesak penyidik.
Iskandar mengatakan dirinya diminta membawa bukti transfer tersebut dan berencana menyerahkannya kepada penyidik pada pekan depan.
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

Dugaan TPPO dan Lalainya Negara Terhadap Ruhyani
Lipsus

Bahlil: Blok Masela Serap 12 Ribu Tenaga Kerja, Prioritaskan Putra Daerah Maluku
Ketenagakerjaan

Dua Pelaut India Tewas di Selat Hormuz, New Delhi Larang Kapalnya Lewati Selat
Internasional

Produsen Kosmetik Ilegal di Kota Malang dan Kediri Digerebek
Daerah

Jersey Pramusim 2026 persembahan untuk legenda Persebaya Eri Irianto
Olahraga
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



