
Dinas Kelautan dan Perikanan Yogyakarta Uji Coba Pengoperasian Pelabuhan

VOICEIndonesia.co, Jakarta - Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menguji coba pengoperasian Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Pantai Gesing, di Kecamatan Panggang, Kabupaten Gunungkidul.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) DIY Bayu Mukti Sasongka di Yogyakarta, Senin, mengatakan uji coba dilakukan menyongsong rencana peresmian pelabuhan ikan terbesar kedua di Gunungkidul itu pada awal 2024.
"Sekarang sudah mulai kami uji coba. Kalau itu nanti sudah bagus, tidak ada masalah baru kami luncurkan," kata Bayu.
Bayu menuturkan pada tahap awal uji coba, DKP DIY melakukan pengecekan kelayakan kedalaman kolam dengan menerjunkan dua hingga tiga kapal nelayan.
Berdasar hasil pengujian sementara, dia mengakui masih ditemukan sejumlah area pada kolam pelabuhan yang memerlukan pengerukan karena masih ada sisa-sisa peledakan batuan keras pada area kolam.
"Masih ada beberapa spot yang perlu dikeruk lagi, karena sisa-sisa blasting (peledakan batuan) yang terkena gelombang dan terbawa arus ke kolam pelabuhan," kata dia.
Meski demikian, Bayu optimistis peresmian PPI Pantai Gesing tetap bisa dilakukan sesuai target pada triwulan I 2024.
"Uji coba masih terus ditangani oleh kontraktor dalam masa pemeliharaan yang diperkirakan sampai akhir triwulan 1 2024," ujar dia.
Menurut Bayu, saat resmi beroperasi pada awal 2024, pelabuhan yang diproyeksikan menjadi "tourism fishing port" atau pelabuhan perikanan berbasis pariwisata itu akan mampu menampung hingga 40 unit kapal berkapasitas 10 sampai 30 grosston (GT), serta kapal motor tempel hingga 100 unit.
Kepala Bidang Perikanan Tangkap DKP DIY Catur Nur Amin optimistis kelak pelabuhan tersebut mampu menyumbang 5.000 ton ikan tangkap per tahun di DIY.
Pada 2022 produksi ikan tangkap di DIY tercatat mencapai 7.072 ton atau 100,12 persen dari target.
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

Bahlil: Blok Masela Serap 12 Ribu Tenaga Kerja, Prioritaskan Putra Daerah Maluku
Ketenagakerjaan

Dua Pelaut India Tewas di Selat Hormuz, New Delhi Larang Kapalnya Lewati Selat
Internasional

Produsen Kosmetik Ilegal di Kota Malang dan Kediri Digerebek
Daerah

Jersey Pramusim 2026 persembahan untuk legenda Persebaya Eri Irianto
Olahraga

Anggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
Nasional
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



