
Isu Anggaran Pendidikan Dipangkas Gegara MBG? Ini Kata Komisi X DPR RI

Baca Juga: DPR Minta Polri Tangkap Pemodal Tambang Ilegal Penambahan anggaran pendidikan ini mencakup kenaikan signifikan sebesar Rp181 triliun untuk Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), serta tambahan untuk kementerian pendidikan lainnya. "Jangan salah persepsi. Setelah kami dalami dan koordinasi, ternyata dengan adanya MBG tidak mengganggu anggaran di kementerian pendidikan, justru Presiden menambah anggaran untuk sarana prasarana, mutu, dan kesejahteraan guru," ujar Lalu di Jakarta, Sabtu (21/2/2026). Dalam serangkaian rapat kerja bersama pemerintah, para menteri di bidang pendidikan menegaskan bahwa program MBG berperan dalam memperkuat pendidikan karakter. Program ini selaras dengan program ketujuh Kemendikdasmen, yaitu "Indonesia Hebat", yang bertujuan meningkatkan kualitas fisik dan kognitif siswa melalui asupan makanan bergizi. Baca Juga: Gerakan Nasional ASRI: Polrestabes Surabaya Bersihkan Kawasan Jembatan Merah Selain mendukung MBG, Komisi X DPR RI terus mendorong pemerintah untuk segera merealisasikan komitmen peningkatan taraf hidup tenaga pendidik. Lalu menekankan bahwa kesejahteraan guru harus tetap menjadi prioritas utama negara di samping pembangunan infrastruktur sekolah. "Terpenting sekarang bagaimana iktikad baik pemerintah untuk kesejahteraan guru. Ini tentu harus jadi prioritas utama yang dipikirkan," tegasnya. Lalu kembali menegaskan bahwa dukungan penuh Komisi X terhadap program MBG didasarkan pada tujuan jangka panjang demi kemajuan pendidikan nasional. Dengan adanya tambahan anggaran melalui ABT, diharapkan tidak ada lagi kekhawatiran mengenai pemotongan dana pendidikan untuk keperluan program makan gratis tersebut. (af/hi) Pilihan Redaksi: Seleksi Ketat Atase: Tamatnya Era Pejabat Titipan?
Baca Berita Lainnya di Google NewsPilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

Bahlil: Blok Masela Serap 12 Ribu Tenaga Kerja, Prioritaskan Putra Daerah Maluku
Ketenagakerjaan

Dua Pelaut India Tewas di Selat Hormuz, New Delhi Larang Kapalnya Lewati Selat
Internasional

Produsen Kosmetik Ilegal di Kota Malang dan Kediri Digerebek
Daerah

Jersey Pramusim 2026 persembahan untuk legenda Persebaya Eri Irianto
Olahraga

Anggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
Nasional
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



