
Jaksel Edukasi Siswa Manfaatkan Medsos untuk Pasarkan Produk

VOICEIndonesia.co, Jakarta - Suku Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Jakarta Selatan mengedukasi siswa di wilayah tersebut agar memanfaatkan media sosial untuk memasarkan produk usahanya.
"Makanya saya sampaikan kepada anak-anak supaya setelah lulus kalian harus bisa berpikir bagaimana mempunyai usaha baru," kata Kasi Industri Suku Dinas (Sudin) PPKUKM Jakarta Selatan Ferdinand Renald saat dihubungi di Jakarta, Selasa (01/10/2024).
Ferdinand mengatakan saat ini teknologi sudah maju dengan adanya media sosial (medsos) untuk pemasaran maupun menjadi orang yang mempromosikan produk (afiliator).
Dilansir dari ANTARA, dengan adanya media sosial itu, anak-anak muda hanya perlu menciptakan suatu produk yang menarik dan berbeda dari produk lainnya.
Baca Juga: Kemenlu sosialisasikan Kartu Diaspora ke WNI di Shanghai
"Nah itu manfaat kita sekarang tinggal bagaimana kita menciptakan suatu produknya," ujarnya.
Pihaknya membidik para siswa yang merupakan lulusan SMK agar mengikuti pelatihan dari Suku Dinas PPKUKM Jakarta Selatan dan terlatih saat bekerja.
Dia menilai para siswa hanya mengharapkan pekerjaan yang mereka tuju, sesuai dalam bidangnya. Dikhawatirkan mereka melewatkan kesempatan untuk menjadi wirausaha.
"Karena keterbatasan ruang pekerjaan jurusan mereka, mereka diharapkan mendapatkan kesempatan yang belum dicoba sebelumnya," katanya.
Baca Juga: Menaker Ida luncurkan buku hasil capaian kinerja
Dikatakan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan atau teknologi dari para pelaku usaha melalui edukasi teknik pemasaran produknya agar lebih menarik dari sisi pengambilan foto, video ataupun penulisan.
Sebelumnya, Dinas PPKUKM DKI Jakarta memanfaatkan aplikasi e-order milik Badan Pelayanan Pengadaan Barang dan Jasa (BPPBJ) untuk menyerap produk Jakpreneur lewat pengadaan konsumsi rapat rutin di seluruh tingkatan satuan kerja perangkat daerah (SKPD).
Berdasarkan data dari BPS Provinsi DKI Jakarta, tingkat pengangguran terbuka Provinsi DKI Jakarta per Februari 2024 tercatat sebesar 6,03 persen dengan jumlah pengangguran sebanyak 328 ribu orang.*
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

Bahlil: Blok Masela Serap 12 Ribu Tenaga Kerja, Prioritaskan Putra Daerah Maluku
Ketenagakerjaan

Dua Pelaut India Tewas di Selat Hormuz, New Delhi Larang Kapalnya Lewati Selat
Internasional

Produsen Kosmetik Ilegal di Kota Malang dan Kediri Digerebek
Daerah

Jersey Pramusim 2026 persembahan untuk legenda Persebaya Eri Irianto
Olahraga

Anggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
Nasional
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



