
Jaringan Buronan Narkoba Fredy Pratama Ditangkap di Thailand

VOICEIndonesia.co,Jakarta - Polri menangkap tiga orang WNI jaringan buronan narkoba Fredy Pratama ditangkap di Thailand. Sementara gembong narkoba terbesar di Indonesia, Fredy Pratama, masih diburu.
“Kami sudah tangkap tiga (orang diduga jaringan Fredy Pratama) dengan bantuan polisi Thailand,” kata Kepala Divisi Hubungan Internasional (Kadivhubinter) Polri Irjen Krishna Murti kepada wartawan Rabu (27/9/23)
Baca Juga : Polri Terbitkan Red Notice Kasus Narkoba Fredy Sejak Juni 2023
Krishna mengatakan tiga orang yang diduga anak buah Fredy Pratama itu ditangkap beberapa pekan lalu. Di sisi lain, Polri masih melacak keberadaan Fredy Pratama bekerja sama dengan Kepolisian Thailand.
“Kami berkoordinasi dan berkomunikasi, nah mereka (kepolisian Thailand) yang membantu,” ujarnya.
Baca Juga : Polri Sita Aset Milik Selebram, Terkait Sindikat Narkoba Fredy Pratama
Semebtara Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Mukti Juharsa mengungkap salah satu yang ditangkap masih berstatus sebagai saksi. Ketiganya adalah Wahyu Wijaya, Steven Antoni, dan wanita inisial P.
Wahyu berperan sebagai bagian administrasi yang mengurus pembukuan keuangan Fredy Pratama.
“Wahyu ini sekaligus driver Fredy Pratama di Thailand,” katanya. (*)
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

Bahlil: Blok Masela Serap 12 Ribu Tenaga Kerja, Prioritaskan Putra Daerah Maluku
Ketenagakerjaan

Dua Pelaut India Tewas di Selat Hormuz, New Delhi Larang Kapalnya Lewati Selat
Internasional

Produsen Kosmetik Ilegal di Kota Malang dan Kediri Digerebek
Daerah

Jersey Pramusim 2026 persembahan untuk legenda Persebaya Eri Irianto
Olahraga

Anggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
Nasional
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



