
Kakorlantas Bersama Menhub Pantau Pergerakan Kendaraan di GT Banyumanik

VOICEINDONESIA.CO, Semarang - Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho S.H, M.Hum mendampingi Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi memantau pergerakan arus balik di GT Banyumanik Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (5/4/2025).
Dalam penjelasannya, Menhub Dudy mengungkapkan sebanyak 1,1 juta kendaraan pemudik telah mengarah kembali ke Jakarta pada H+5 lebaran atau sekitar 50 persen dari proyeksi arus balik.
“Kurang lebih sebesar 50 persen dari pemudik yang melakukan arus balik hampir sekitar 1,1(juta) sudah melakukan arus balik.Masih ada sisa sekitar 1,1 juta,” kata Menhub Dudy kepada awak media.
Baca Juga: Pemprov DKI Siapkan Anggaran Rp300 Miliar untuk Dukung UMKM
Selain itu, Kakorlantas menjelaskan bahwa pergerakan arus balik pada H+5 Lebaran terbilang sangat kondusif. Hal ini dapat dilihat dari strategi penanganan arus lalin mudik-balik lebaran kali ini.
“Kami laporkan Pak Menteri Perhubungan bahwa kondisi update lalu lintas cukup terkendali jadi langkah-langkah strategis dari Korlantas Polri dengan jajaran sudah melakukan cara bertindak dan skenario untuk mencairkan arus yang menuju arah balik baik,” ungkap Kakorlantas.
Adapun, kata Kakorlantas, bangkitan arus sudah mulai terlihat sejak sore ini. Sehingga rangkaian panjang untuk melakukan one way terus dilakukan oleh Korlantas Polri sehingga perjalanan balik dapat terkendali.
Baca Juga: Polri Pertebal Personel di Jalan Tol dan Jalur Arteri untuk Arus Balik
“Tadi sore ada bangkitan arus dari Dirlantas Jawa Tengah sehingga rangkaian panjang untuk one way lokal ini sudah kita lakukan dan besok Pak Menhub dan Pak Kapolri akan membuka one way nasional arah arus balik dari KM 414 Kalikangkung ke Jakarta moga-moga arus balik tahun ini terkendali,” tutur Kakorlantas.
Sementara itu, Dirut Jasa Raharja Rivan A Purwantono menyebut bahwa terjadi penurunan data laka dan fasilitas korban kecelakaan pada pelaksanaan arus mudik balik mudik tahun ini.
Hal ini diharapkan dapat terus terjadi agar pelaksanaan Operasi Ketupat dalam rangka pengamanan mudik-balik libur lebaran menjadi aman, nyaman dan lancar.
“Ini fatalitas turun 35 persen dan yang menarik justru dari korban meninggal dunia ini 92 persennya adalah bukan pemudik jadi hanya 7,5% yang merupakan pemudik. Mudah-mudahan ini terus terjaga sehingga di dalam arus balik ini masih ada sisa tiga hari lagi, semoga tetap mengikuti apa yang disampaikan Pak Korlantas dan semua masyarakat melakukan balik dengan sangat tertib sehingga selamat sampai tujuan,” tukas Rivan.*
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

Bahlil: Blok Masela Serap 12 Ribu Tenaga Kerja, Prioritaskan Putra Daerah Maluku
Ketenagakerjaan

Dua Pelaut India Tewas di Selat Hormuz, New Delhi Larang Kapalnya Lewati Selat
Internasional

Produsen Kosmetik Ilegal di Kota Malang dan Kediri Digerebek
Daerah

Jersey Pramusim 2026 persembahan untuk legenda Persebaya Eri Irianto
Olahraga

Anggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
Nasional
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



