
Komisi VIII Sambut Baik Ide Presiden Prabowo Soal Kampung Haji di Arab

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta - Ketua Komisi VIII DPR Marwan Dasopang menyambut baik ide Presiden Prabowo Subianto mengenai pembangunan perkampungan khusus untuk menampung jamaah haji asal Indonesia di Arab Saudi.
"Tentang kampung haji merupakan ide cemerlang dan Pak Prabowo sudah bersuara juga," katanya di Jakarta, Kamis (9/1/2025).
Meskipun begitu, kata dia, pembangunan kampung haji itu bukan hal mudah.
Baca Juga: Menaker Yassierli Kukuhkan SPPSI Jakarta Periode 2024-2027
Dilansir dari ANTARA, Marwan memandang Pemerintah Indonesia harus membicarakan secara hati-hati dengan Pemerintah Arab Saudi.
"Pembangunan kampung haji tidak mudah karena lokasinya di negara Saudi. Membicarakannya harus hati-hati agar pihak negara tempat tidak sampai salah pandangan," kata dia.
Marwan mengatakan keberadaan kampung haji di Arab Saudi akan mempermudah jamaah asal Indonesia untuk menetap.
"Banyak kemudahan bagi jamaah haji jika terwujud. Karena itulah Presiden Pak Prabowo kami yakini Beliau ikut membicarakan ide mewujudkan kampung haji Indonesia di Saudi. Ide besar ini urusannya tingkat negara tentu Presiden yang berhak membicarakannya dengan Kerajaan Saudi," kata dia.
Ia mengatakan terbentuknya kampung haji ini dapat memangkas anggaran pembiayaan perjalanan haji.
"Iya, dampaknya akan memangkas anggaran dan tentu perbaikan layanan. Kebutuhan semua jamaah Indonesia bisa sampai 250 ribu," ujarnya.
Jika pembangunan perkampungan itu disetujui, pihaknya akan segera menyiapkan undang-undang (UU) yang mengatur hal tersebut.
Baca Juga: Polri dan Kementerian P2MI Bersinergi Lindungi Pekerja Migran Indonesia
"Kita menunggu arahan Presiden jika Beliau sudah membicarakannya dengan pihak Saudi. Jika Presiden mengambil kebijakan Indonesia punya kampung haji di Saudi, perangkat kebutuhan UU kita siapkan," ucap dia.
Presiden Prabowo Subianto ingin membuat perkampungan khusus untuk menampung jamaah haji asal Indonesia di Arab Saudi agar lebih efisien untuk penyelenggaraan haji pada masa mendatang.
Usai menghadiri rapat terbatas dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto, Menteri Agama Nasaruddin Umar mengatakan bahwa wacana soal perkampungan jamaah haji Indonesia itu kembali dibahas.
"Presiden juga tetap mewacanakan untuk membuat perkampungan (jamaah) Indonesia yang bukan hanya dipakai nanti untuk jamaah haji, tetapi juga untuk dipakai di jamaah-jamaah umrah yang lain. Dan itu sangat efisien, sangat menghemat lah," kata dia.*
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

Bahlil: Blok Masela Serap 12 Ribu Tenaga Kerja, Prioritaskan Putra Daerah Maluku
Ketenagakerjaan

Dua Pelaut India Tewas di Selat Hormuz, New Delhi Larang Kapalnya Lewati Selat
Internasional

Produsen Kosmetik Ilegal di Kota Malang dan Kediri Digerebek
Daerah

Jersey Pramusim 2026 persembahan untuk legenda Persebaya Eri Irianto
Olahraga

Anggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
Nasional
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



