
KPK Panggil Tiga Saksi Baru dalam Penyelidikan Kasus Suap Kemenaker

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil tiga orang sebagai saksi untuk mengusut kasus dugaan suap dalam pengurusan rencana penggunaan tenaga kerja asing (RPTKA) di Kementerian Ketenagakerjaan. Kasus ini diduga terjadi pada periode 2019-2023.
"Pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK atas nama BT, KL, dan FF," ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Jakarta, Selasa (27/5/2025).
KPK mengidentifikasi BT sebagai mantan pegawai negeri sipil Kemenaker bernama Berry Trimadya. Sementara KL merupakan sopir dari saksi Putri Citra Wahyoe bernama Kholil. Putri Citra Wahyoe pernah menjabat sebagai Petugas Saluran Siaga RPTKA pada 2019-2024 dan verifikatur pengesahan RPTKA di Direktorat PPTKA Kemenaker pada 2024-2025.
📖 Baca Juga ↗BMW hingga Pajero, KPK Amankan 13 Kendaraan Sitaan Kasus KemnakerFF diidentifikasi sebagai Kepala Subbagian Tata Usaha pada Direktorat PPTKA Kemenaker periode 2022-2025 bernama Fira Firliza. Pemanggilan ketiga saksi ini menyusul pemeriksaan pada Senin (26/5/2025) terhadap empat pejabat Kemenaker lainnya.
KPK sebelumnya menyatakan kasus ini terjadi di Direktorat Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja Kemenaker. Pihak KPK telah menetapkan delapan orang sebagai tersangka dalam kasus ini, namun belum mengungkapkan latar belakang para tersangka.
📖 Baca Juga ↗KPK Sita 13 Kendaraan Suap TKA KemnakerDalam operasi tangkap tangan yang berlangsung 20-23 Mei 2025, KPK menyita 13 kendaraan berupa 11 unit mobil dan dua unit motor. Kasus dugaan gratifikasi ini diperkirakan telah mengumpulkan dana hingga Rp53 miliar.
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

Bahlil: Blok Masela Serap 12 Ribu Tenaga Kerja, Prioritaskan Putra Daerah Maluku
Ketenagakerjaan

Dua Pelaut India Tewas di Selat Hormuz, New Delhi Larang Kapalnya Lewati Selat
Internasional

Produsen Kosmetik Ilegal di Kota Malang dan Kediri Digerebek
Daerah

Jersey Pramusim 2026 persembahan untuk legenda Persebaya Eri Irianto
Olahraga

Anggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
Nasional
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



