
KPK Periksa Lima ASN BPK untuk Kasus Dugaan Suap Audit Kabupaten Muara Enim

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan kelima ASN yang dipanggil berinisial AYB, RN, GNW, FLR, dan ARG.
"KPK menjadwalkan pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK atas nama AYB, RN, GNW, FLR, dan ARG selaku ASN BPK RI," kata Budi kepada jurnalis di Jakarta, Rabu (15/7/2026).
Berdasarkan informasi yang dihimpun AYB kini menjabat Direktur Pengelolaan Pemeriksaan V.I BPK RI setelah sebelumnya menjabat Kepala BPK Perwakilan DKI Jakarta. RN menjabat Kepala Bidang Pemeriksaan Sumatera Barat I, FLR menjabat Kepala BPK Perwakilan Kepulauan Bangka Belitung, dan ARG menjabat Kepala Bidang Pemeriksaan Aceh III BPK Perwakilan Aceh.
KPK mengonfirmasi penggeledahan rumah Bobby Adhityo Rizaldi pada 14 Juli 2026 dengan menyita sejumlah barang bukti elektronik. Penggeledahan tersebut terkait penyidikan kasus dugaan suap pengondisian hasil audit BPK di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan.
Kasus ini bermula dari OTT pada 7-8 Juni 2026 yang menangkap 10 orang termasuk Bupati Muara Enim Edison. KPK kemudian menggelar OTT lanjutan pada 10 Juni 2026 dan menangkap lima ASN BPK RI dalam operasi ke-13 KPK sepanjang 2026.
Total tersangka dalam kasus ini mencapai enam orang yakni Edison, Cory Erin Hardi, Direktur PT Millenium Solusi Abadi Fika Nur Alawi, pihak swasta Augusz Dewanggara, ASN BPK RI Titin Rita Lestari, serta Abi Nurwardani. KPK terus mengembangkan penyidikan untuk mengungkap keterlibatan pihak-pihak lain termasuk mendalami peran Bobby Adhityo Rizaldi.
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

Bahlil: Blok Masela Serap 12 Ribu Tenaga Kerja, Prioritaskan Putra Daerah Maluku
Ketenagakerjaan

Dua Pelaut India Tewas di Selat Hormuz, New Delhi Larang Kapalnya Lewati Selat
Internasional

Produsen Kosmetik Ilegal di Kota Malang dan Kediri Digerebek
Daerah

Jersey Pramusim 2026 persembahan untuk legenda Persebaya Eri Irianto
Olahraga

Anggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
Nasional
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



