
KPK Sita Barang Mewah dalam OTT Pemerasan Sertifikat K3

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Sejumlah kendaraan mewah hasil pemerasan sertifikat K3 disita Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT). Barang bukti itu ditampilkan dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih, Jakarta, Jumat (22/8/2025).
KPK menegaskan bahwa mobil dan motor kelas atas termasuk dalam barang sitaan yang diamankan dari para tersangka.“KPK menyita mobil Nissan GTR, BMW, Hyundai Palisade, Mitsubishi Pajero Sport, Jeep, Vespa, serta motor sport Ducati,” ujar Ketua KPK Setyo Budiyanto.
Baca Juga: Selain Wamenaker, 10 Orang Juga Jadi Terangka KPK Kasus K3Setyo menyampaikan bahwa penyitaan kendaraan mewah dilakukan untuk memperkuat pembuktian dalam perkara yang sedang berjalan.
“Semua barang bukti tersebut berasal dari hasil pemerasan sertifikat K3 dan akan digunakan dalam proses persidangan,” katanya.
Baca Juga: Presiden Prabowo Tegas soal OTT Wamenaker: Jika Bersalah, Segera Diganti!Seluruh barang sitaan kini dititipkan di rumah penyimpanan barang sitaan negara sebagai bagian dari proses hukum.
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

Bahlil: Blok Masela Serap 12 Ribu Tenaga Kerja, Prioritaskan Putra Daerah Maluku
Ketenagakerjaan

Dua Pelaut India Tewas di Selat Hormuz, New Delhi Larang Kapalnya Lewati Selat
Internasional

Produsen Kosmetik Ilegal di Kota Malang dan Kediri Digerebek
Daerah

Jersey Pramusim 2026 persembahan untuk legenda Persebaya Eri Irianto
Olahraga

Anggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
Nasional
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



