
Pemerintah Dorong Kemandirian Petani di Industri Sawit

Medan – Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menenah (Kemenkop UKM) mendorong kemandirian petani di industri sawit nasional melalui aktivitas mereka di dalam koperasi.
“Sehingga para petani sawit tidak lagi bergantung kepada industri besar,” ujar Teten Masduki, dilansir dari ANTARA, Selasa, (30/05/23).
Melalui koperasi, Teten mengatakan petani dapat melakukan hilirisasi produk sawit tidak hanya menjual tandan buah segar.
Petani sawit yang tergabung dalam koperasi kata Kepala Staf Kepresidenan Indonesia tahun 2015-2018 itu menambahkan dapat memproduksi minyak sawit mentah (CPO) dan minyak makan merah (RPO).
“Kami sudah membuat kebijakan afirmasi bahwa koperasi sawit dapat membangun pabrik CPO dan minyak makan merah per 1.000 hektare,” kata Teten.
Dengan demikian, pemerintah berharap kesejahteraan petani sawit pun akan lebih baik di masa depan.
Selain itu, masyarakat tidak lagi dipermainkan karena memiliki banyak pilihan.
Adapun minyak makan merah dijual dengan harga lebih mudah dari minyak goreng biasa, yakni sekitar Rp9 ribu rupiah karena metode produksinya lebih sederhana.
“Harganya murag karena produksinya lebih sederhana dan konsep prabiknya terintegrasi langsung dengan kebun juga pasarnya,” kata Teten.
Minyak makan merah (RPO) ini hanya boleh diproduksi oleh petani sawit dan sampai saat ini hanya diedarkan di Indonesia.
Meski begitu, Teten menyebut bahwa dirinya sudah dihubungi oleh pihak dari Malaysia terkait peluang untuk ekspor.
“Mereka mau beli karena itu menjadi sumber vitamin A, vitamin E untuk pengentasan stunting. NamunKami saat ini lebih fokus di dalam negeri,” ujar Teten.
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

Bahlil: Blok Masela Serap 12 Ribu Tenaga Kerja, Prioritaskan Putra Daerah Maluku
Ketenagakerjaan

Dua Pelaut India Tewas di Selat Hormuz, New Delhi Larang Kapalnya Lewati Selat
Internasional

Produsen Kosmetik Ilegal di Kota Malang dan Kediri Digerebek
Daerah

Jersey Pramusim 2026 persembahan untuk legenda Persebaya Eri Irianto
Olahraga

Anggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
Nasional
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



