
Pemkab Banyuwangi Alokasi Rp9,88 Miliar untuk Intensif Guru Mengaji

VOICEIndonesia.co, Banyuwangi - Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, pada tahun 2024 mengalokasikan anggaran sekitar Rp9,88 miliar untuk insentif guru mengaji sebanyak 14.119 orang yang tersebar di 25 kecamatan.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengemukakan bahwa guru mengaji merupakan ujung tombak bagi pembelajaran Al Quran dan pendidikan serta pengembangan karakter dan akhlak anak bangsa.
"Dengan nilai-nilai religius yang masih sangat kental di Indonesia, guru mengaji menjadi panutan dan juga pendidik. Mereka berperan besar mengembangkan karakter serta akhlak anak-anak yang kelak menjadi tulang punggung Indonesia," ujar dia dalam keterangannya di Banyuwangi, Minggu (15/9/2024), dilansir dari ANTARA.
Baca Juga: DKI Perketat Pengawasan Ketenagakerjaan Melalui DINAR
Selain itu, lanjut Ipuk, pemerintah daerah setempat pada tahun ini juga telah memberikan insentif kepada guru rohani semua agama.
Mereka adalah para pengajar di lembaga-lembaga pendidikan non-formal keagamaan, seperti sekolah minggu di gereja dan sebagainya. Sasarannya meliputi agama Hindu, Buddha, Kristen, Katolik, dan Konghucu.
"Harapan kami, insentif ini akan memberikan stimulus semangat untuk memperkuat kerohanian dan spiritualitas di kalangan anak-anak yang menempuh pendidikan," ujar Bupati Ipuk.
Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) Kabupaten Banyuwangi Yusdi Irawan menambahkan bahwa penerima insentif pada tahun 2024 sebanyak 14.119 guru mengaji atau sama dengan jumlah penerima tahun sebelumnya.
"Guru mengaji yang mendapatkan insentif adalah mereka yang mengasuh minimal 10 anak didik, dan pemberian insentif kami lakukan secara non-tunai," katanya.*
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

Dugaan TPPO dan Lalainya Negara Terhadap Ruhyani
Lipsus

Bahlil: Blok Masela Serap 12 Ribu Tenaga Kerja, Prioritaskan Putra Daerah Maluku
Ketenagakerjaan

Dua Pelaut India Tewas di Selat Hormuz, New Delhi Larang Kapalnya Lewati Selat
Internasional

Produsen Kosmetik Ilegal di Kota Malang dan Kediri Digerebek
Daerah

Jersey Pramusim 2026 persembahan untuk legenda Persebaya Eri Irianto
Olahraga
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



