
Polisi Bongkar Jaringan Uang Palsu Dolar AS di Banten, Lima Tersangka Ditangkap

Baca Juga: Perdana Menteri Spanyol Desak Reformasi di PBB "Dalam pengungkapan ini, kami menangkap lima orang diduga terlibat dalam jaringan peredaran uang palsu. Kami masih terus mendalami kemungkinan adanya jaringan yang lebih luas," ujar Arsya di Jakarta, Minggu (19/4/2026). Operasi yang dipimpin oleh Kanit 1 Satresmob Bareskrim Polri, AKBP Herry Azhar, bermula pada 1 April 2026 di kawasan Saung Sunda, Telaga Lestari, Cikupa. Di lokasi tersebut, petugas meringkus tiga tersangka berinisial AS, F, dan AA yang berperan sebagai broker saat hendak melakukan transaksi. Baca Juga: Batam Darurat TPPO: 41 Nyawa Nyaris Terjual Dari tangan ketiga broker tersebut, tim, tiga unit telepon genggam, dan tiga dompet. Petugas kemudian bergerak cepat melakukan pengembangan ke wilayah Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, dan menangkap tersangka AP yang diduga kuat sebagai pemasok uang palsu kepada para perantara. Pengejaran tidak berhenti di situ. Berdasarkan keterangan AP, polisi bergerak menuju Balaraja, Kabupaten Tangerang, untuk menangkap tersangka AHS di sebuah warung makan. AHS diidentifikasi sebagai penyedia utama dalam jaringan ini. Kini, kelima tersangka telah dibawa ke Markas Satresmob Bareskrim Polri guna pemeriksaan awal. Untuk kepentingan hukum selanjutnya, kasus ini dilimpahkan ke Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri untuk proses penyidikan lebih lanjut sesuai dengan ketentuan yang berlaku. (af/hi) Pilihan Redaksi: Rezim Baru Imigrasi: Sapu Bersih Benalu Perbatasan!
Baca Berita Lainnya di Google NewsPilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

Bahlil: Blok Masela Serap 12 Ribu Tenaga Kerja, Prioritaskan Putra Daerah Maluku
Ketenagakerjaan

Dua Pelaut India Tewas di Selat Hormuz, New Delhi Larang Kapalnya Lewati Selat
Internasional

Produsen Kosmetik Ilegal di Kota Malang dan Kediri Digerebek
Daerah

Jersey Pramusim 2026 persembahan untuk legenda Persebaya Eri Irianto
Olahraga

Anggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
Nasional
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



