
Polisi Tangkap 20 Orang Terduga Pelaku Judi dan Gim Online

VOICEIndonesia.co, Meulaboh - Petugas gabungan Polres Aceh Barat dan polsek jajaran menangkap 20 orang terduga pelaku judi dan gim daring di sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Barat pada Sabtu malam dan Minggu dini hari.
“20 warga yang kita tangkap ini merupakan pelaku judi daring slot dan gim daring Higgs Games Island,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Aceh Barat, Iptu Fachmi Suciandy kepada wartawan di Meulaboh, Minggu (16/06/2024).
Menurutnya, ke-20 warga tersebut ditangkap di sejumlah warung kopi tersebar di Kecamatan Johan Pahlawan dan Kecamatan Samatiga, Kabupaten Aceh Barat.
Ada pun pelaku yang ditangkap tersebut bernisial AZ (38), RI (28) warga Desa Ujung Baroh, TM (46) Desa Drien Rampak, ZA (64) Desa Rundeng setta AD (41) warga Desa Ujung Kalak, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat.
Kemudian pelaku berinisial BO (30) warga Desa Tangan-Tangan Kabupaten Aceh Barat Daya, WA (48) warga Desa Rundeng, BU (50) Desa Gampong Darat, SA (46) warga Jalan Terendam Desa Rundeng Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat.
Polisi juga menangkap DE (42) warga Desa Ujung Baroh Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat, SA (38) warga Desa Kubu Capang Kecamatan Woyla Barat Aceh Barat, RE (34) warga Gampong Lampoh Lada Kecamatan Pidie Kabupaten Pidie, BI (28) warga Desa Sialang Kecamatan Sako Kabupaten Palembang, Sumatera Selatan.
Baca Juga: Menkominfo Ingatkan Pentingnya Keterampilan Digital
Kemudian TA (25) warga Gampong Alue Lhok Kecamatan Kaway XVI Kabupaten Aceh Barat, MU (24) Drien Rampak Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat.
AL (22) warga Desa Peunaga Cut Ujong Kecamatan Meureubo, Aceh Barat, EP (39) warga Gampong Gampa Kecamatan Johan Pahlawan Kabupaten Aceh Barat, TH (62) warga Desa Alue Raya, Kecamatan Samatiga Aceh Barat, KU (55) dan JN (38) warga Desa Pucok Lung Kecamatan Samatiga Kabupaten Aceh Barat.
Ia mengatakan penangkapan terhadap 20 pelaku tersebut berdasarkan informasi dari masyarakat, dan polisi kemudian melakukan penyelidikan dan berhasil meringkus pelaku pemain judi slot daring dari sejumlah warung kopi di Aceh Barat.
"Dari pemeriksaan yang kita lakukan, didapatkan barang bukti berupa hasil transaksi juri slot di ponsel milik pelaku,” kata Iptu Fachmi.
Semua pelaku juga mengakui melakukan permainan judi daring, katanya.
“Saat ini terduga pelaku dan barang bukti telah berada di Mapolres Aceh Barat guna diproses hukum lebih lanjut,” katanya.
Polres Aceh Barat juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak melakukan perjudian apapun jenisnya yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga, anak, dan istri serta orang-orang yang disayangi.
"Masyarakat juga diimbau apabila mendengar atau mengetahui adanya praktek perjudian dalam bentuk apa saja, jangan segan-segan laporkan ke kantor Polisi terdekat atau petugas kepolisian yang saudara kenal, guna dilakukan penangkapan kepada pelaku," katanya.*
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

Bahlil: Blok Masela Serap 12 Ribu Tenaga Kerja, Prioritaskan Putra Daerah Maluku
Ketenagakerjaan

Dua Pelaut India Tewas di Selat Hormuz, New Delhi Larang Kapalnya Lewati Selat
Internasional

Produsen Kosmetik Ilegal di Kota Malang dan Kediri Digerebek
Daerah

Jersey Pramusim 2026 persembahan untuk legenda Persebaya Eri Irianto
Olahraga

Anggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
Nasional
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



