
Protes Sikap PGI yang Bela Novel Cs, Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Kristen Indonesia Adakan Aksi
JAKARTA,AKUUPDATE.ID – Sejumlah pemuda yang menamakan diri Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Kristen Indonesia berunjuk rasa di halaman kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan di depan Kantor Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia (PGI), Jakarta, Senin (7/6).
Dalam aksinya massa memprotes sikap PGI yang dinilai keliru dalam menyikapi polemik 75 pegawai KPK yang tidak lulus Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).
“Kami tegaskan bahwa Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Kristen Indonesia tidak terafiliasi dengan organisasi Kristen manapun, namun karena kesadaran kami sebagai warga gereja dan anak bangsa, kami menilai pernyataan sikap PGI yang terkesan membela Novel Baswedan Cs itu keliru dan terlalu reaksioner, apalagi sampai mau menyurati Presiden Jokowi untuk apa," kata Deon selaku Kordinator Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Kristen Indonesia dalam orasinya.
Deon juga menegaskan bahwa TWK dalam proses alih status pegawai KPK menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) itu mekanisme yang sah dan legal sebagaimana diamanatkan oleh Undang-Undang (UU).
Baca Juga : Aksi Damai HMI di DPRD Provinsi Banten, Polda Banten Lakukan Pengamanan Humanis
“TWK itu amanat Undang-Undang, justru jika tidak dilaksanakan berpotensi melanggar UU, maka menurut kami sudah benar, kalau ada yang tidak lulus itu kan hal biasa, dalam seleksi CPNS pun ada yang lulus dan ada yang tidak lulus, lalu apa yang dipersoalkan," ujar Deon.
Sementara itu, orator lain pun meminta PGI meninjau ulang dan mencabut pernyataan sikap PGI terkait polemik TWK, disamping itu orator juga mengecam sikap Novel Baswedan Cs yang berupaya menyeret-nyeret PGI dalam urusan internal KPK.
“Sekali lagi kami tegaskan, yang kami kasihi Pendeta Gomar Gultom beserta segenap jajaran pengurus harian PGI tolong segera tinjau ulang dan cabut itu pernyataan sikap, lebih baik energi PGI disalurkan untuk bersuara lantang dalam menyikapi sejumlah umat kristiani yang menjadi korban kekejaman terorisme di Poso dan juga masalah penyegelan sejumlah gereja serta sulitnya mendirikan rumah ibadah di sejumlah daerah, harusnya PGI kawal itu," tandasnya.
Dalam aksinya kali ini massa juga membawa spanduk yang berisi sejumlah tuntutan, diantaranya:
- Mendukung independensi KPK dalam menjalankan agenda pemberantasan korupsi di tanah air
- Mendukung Tes Wawasan Kebangsaan untuk memperkuat KPK sesuai dengan amanat UU Nomor 19 Tahun 2019 tentang KPK dan UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN
- Meminta PGI untuk segera meninjau ulang dan mencabut pernyataan sikap yang berkaitan dengan polemik Tes Wawasan Kebangsaan yang terkesan membela Novel Baswedan Cs
- Mengecam sikap Novel Baswedan Cs yang berupaya menyeret – nyeret PGI sebagai Lembaga keagamaan untuk ikut terlibat dalam urusan internal KPK. (*)
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

Bahlil: Blok Masela Serap 12 Ribu Tenaga Kerja, Prioritaskan Putra Daerah Maluku
Ketenagakerjaan

Dua Pelaut India Tewas di Selat Hormuz, New Delhi Larang Kapalnya Lewati Selat
Internasional

Produsen Kosmetik Ilegal di Kota Malang dan Kediri Digerebek
Daerah

Jersey Pramusim 2026 persembahan untuk legenda Persebaya Eri Irianto
Olahraga

Anggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
Nasional
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



