
Taiwan Ajak RI Perkuat Kerja Sama di Bidang Teknologi Informasi

VOICEIndonesia.co, Jakarta - Dengan kemajuan yang dicapai hingga saat ini, Taiwan punya modal untuk memperkuat kerja sama dengan RI dalam bidang teknologi informasi (TI), demikian menurut Kepala Taipei Economic and Trade Office (TETO) John Chen.
Chen mengatakan, mengingat sektor teknologi Taiwan terbukti sudah maju dan kini menjadi andalan dunia, Taiwan sangat ingin membantu Indonesia mengembangkan sektor tersebut.
“Hal itu tercermin dari posisi Taiwan yang memimpin dalam aspek produksi semikonduktor tercanggih dan inovasi AI. Kami pun memproduksi hampir 70 persen dari semikonduktor yang digunakan dunia,” kata Chen di Jakarta, Selasa (08/10/2024).
Melalui “Digital New Southbound Initiative”, Taiwan siap menyesuaikan skema kerja sama dengan setiap rekanannya, termasuk Indonesia, dalam pembinaan infrastruktur kecerdasan buatan (AI) dan kota cerdas, kata dia.
Baca Juga: Menko PMK: Butuh kesiapan infrastruktur sebelum pindah ke IKN
Sementara itu, sektor lain yang kerja samanya dengan Indonesia ia sebut berpotensi diperkuat di antaranya kesehatan, agrikultur, dan mitigasi bencana gempa.
Lebih lanjut, Kepala TETO menyebut bahwa interaksi antara masyarakat Indonesia dan Taiwan terus berkembang, dan jumlah warga negara Indonesia yang menetap di Taiwan terus meningkat.
Berdasarkan data TETO, saat ini lebih dari 400 ribu WNI tinggal di Taiwan. Dari jumlah tersebut, ada 17 ribu WNI yang belajar di Taiwan, sehingga Indonesia menjadi negara penyumbang pelajar asing terbesar kedua untuk Taiwan.
Baca Juga: Pemprov Bali Fasilitasi Kepulangan Tiga PMI dari Lebanon
“Taiwan kini juga menjadi salah satu tujuan utama bagi WNI yang hendak bekerja ke luar negeri,” kata dia.
Selain itu, Chen turut mengucapkan selamat atas terpilihnya Prabowo Subianto sebagai Presiden RI dan menegaskan kesiapan pihaknya menguatkan kerja sama dengan Indonesia di bawah pemimpin baru.
“Kami pun melihat potensi kerja sama dengan membantu program makan siang gratis bagi anak-anak yang digagas (Prabowo),” kata Kepala TETO, menambahkan.*
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

Dugaan TPPO dan Lalainya Negara Terhadap Ruhyani
Lipsus

Bahlil: Blok Masela Serap 12 Ribu Tenaga Kerja, Prioritaskan Putra Daerah Maluku
Ketenagakerjaan

Dua Pelaut India Tewas di Selat Hormuz, New Delhi Larang Kapalnya Lewati Selat
Internasional

Produsen Kosmetik Ilegal di Kota Malang dan Kediri Digerebek
Daerah

Jersey Pramusim 2026 persembahan untuk legenda Persebaya Eri Irianto
Olahraga
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



