
TNI AU Bersama Militer AS dipastikan Gelar Latihan Bersama Juli 2024
VOICEIndonesia.co,Jakarta - TNI AU dan militer Amerika Serikat yakni United State Pacific Air Force (US PACAF) dipastikan akan menggelar latihan bersama dalam ajang Cope West MAF 2024 pada Juli 2024.
Hal tersebut telah dipastikan setelah jajaran TNI AU dan US PACAF melakukan pertemuan terakhir untuk membahas persiapan latihan bersama di Gedung Bina Yudha Pangkalan Udara (Lanud) Abd Saleh, Malang, Jawa Timur, Selasa (16/4).
Berdasarkan dalam siaran pers TNI AU yang disiarkan Jumat, persiapan ajang Cope West MAF 2024 itu membahas beberapa hal seperti persiapan manuver latihan, kesiapan tempat, skenario kegiatan, hingga dukungan administrasi dan logistik.
Dalam kegiatan latihan tersebut, TNI AU akan menurunkan pesawat C-130 TNI AU, personel Komando Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat). Dengan adanya kegiatan ini, pihaknya TNI AU berharap jajarannya dapat mengalami peningkatan kualitas SDM personel dan alutsista.
Baca Juga : Menlu China Wang Yi Bertemu Presiden Jokowi di Istana
Tidak hanya itu, TNI AU juga berharap kegiatan latihan gabungan ini dapat membuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Amerika Serikat semakin harmonis.
Sebelumnya, TNI AU saat ini tengah gencar merangkul beberapa negara untuk melakoni latihan bersama. Yang paling baru yakni kerja sama latihan gabungan dengan militer udara Perancis yakni French Air and Space Foreca (FASF).
Dalam siaran pers TNI AU, dijelaskan bahwa kerja sama yang dilakukan yakni di bidang latihan, pendidikan, Subject Matter Exchange Expert (SMEE) dan operasi penerbangan. Dengan latihan, ini kedua negara berkesempatan untuk saling bertukar personel, instruktur dan materi pendidikan.
Tidak hanya itu, latihan ini juga memfasilitasi kedua negara untuk saling bertukar tenaga ahli atau spesial dalam bidang taktik dan alutsista.
Selain itu, latihan ini juga memungkinkan kedua negara saling bertukar pengalaman dan teknik dalam operasi penerbangan dalam menjaga teritorial negara. (*)
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

Dugaan TPPO dan Lalainya Negara Terhadap Ruhyani
Lipsus

Bahlil: Blok Masela Serap 12 Ribu Tenaga Kerja, Prioritaskan Putra Daerah Maluku
Ketenagakerjaan

Dua Pelaut India Tewas di Selat Hormuz, New Delhi Larang Kapalnya Lewati Selat
Internasional

Produsen Kosmetik Ilegal di Kota Malang dan Kediri Digerebek
Daerah

Jersey Pramusim 2026 persembahan untuk legenda Persebaya Eri Irianto
Olahraga
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



