
12 Pekerja Migran dari Berbagai Negara Jadi Korban Perang di Timur Tengah

Baca Juga : Pelaku Usaha Mulai Menderita Kenaikan Ongkos Angkut Akibat Perang di Timur Tengah Sebagian negara tempat bekerja memberlakukan sistem Kafala (sponsor) sehingga pekerja dibatasi mobilitasnya, paspor ditahan, dan rawan terkena eksploitasi. Meski situasi kerja cukup berat, para pekerja migran terpaksa bertahan karena takut kehilangan izin kerja, gaji tidak dibayar, atau tidak memiliki pekerjaan di negara asal. Di beberapa negara Teluk, pekerja migran mencapai 80-90 persen dari seluruh penduduk. Selain pekerja di daratan, sekurangnya 6.000 pelaut Filipina juga masih tertahan di atas kapal tanker dan sejumlah kapal niaga yang berada di Teluk Persia.
Sejak Israel dan Amerika Serikat menyerang Iran pada 28 Februari lalu, puluhan ribu orang memilih meninggalkan negara Teluk. Namun sebaliknya, dalam situasi tidak pasti dan penuh bahaya, pekerja migran Bangladesh justru berdatangan ke kawasan Teluk demi menghidupi keluarga di kampung. (Sin/Ri)
Pilihan Redaksi : Menakar Urgensi Transformasi Total KemenP2MI demi Perlindungan Paripurna Baca Berita Lainnya di Google NewsPilihan Redaksi
NasionalAnggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

PHK Meningkat, Pemerintah Diminta Perluas Penempatan PMI
Pekerja Migran Indonesia

DPR Minta KP2MI Tingkatkan Transparansi Informasi Peluang Kerja Luar Negeri
Pekerja Migran Indonesia

DPR RI Minta Pemerintah Perketat Pengawasan Imigrasi di Pintu Keberangkatan PMI
Pekerja Migran Indonesia

Narapidana Lapas Porong Gagal Terima Paket Ekstasi
Daerah

Dugaan TPPO dan Lalainya Negara Terhadap Ruhyani
Lipsus
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



