VOICE Indonesia
News

Terlalu! Ribuan ASN di Brebes Diduga Manipulasi Absen

Afifah - VOICEIndonesia.co18 Mei 2026 pukul 16.28 WIB
Ilustrasi ASN
Foto: Ilustrasi ASN sedang melakukan absensi(Foto: dok./voiceindonesia.co/gemini)
Iklan
Temukan lebih banyak
Referensi Geografis
Panduan Kota & Daerah
Peta

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Kasus ini memicu perhatian serius parlemen terkait lemahnya pengawasan disiplin pegawai dan pelaksanaan reformasi birokrasi di daerah.

Shintya menegaskan bahwa ASN merupakan wajah dari pelayanan publik yang diberikan oleh pemerintah kepada masyarakat.

Iklan

Oleh sebab itu, kedisiplinan dan integritas tidak boleh ditawar, serta setiap kebijakan yang baik dari pemerintah harus dibarengi dengan implementasi yang jujur di lapangan.

“ASN adalah wajah pelayanan pemerintah. Kedisiplinan dan integritas harus menjadi prioritas utama. Good policy harus diikuti dengan good implementation,” tegas Shintya di Jakarta, dikutip dari laman DPR, Senin (18/5/2026).

Skandal besar ini berhasil dibongkar setelah Pemkab Brebes melakukan strategi penjebakan sistem dengan mematikan server resmi absensi.

Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma, menjelaskan bahwa saat server resmi dalam kondisi mati, sistem mendeteksi masih adanya aktivitas pengisian daftar hadir yang masif dari ribuan pegawai.

Kepala BKPSDMD Brebes, Moh. Syamsul Haris, mengungkapkan praktik lancung ini memanfaatkan aplikasi ilegal yang disediakan oleh pihak luar atau peretas.

Menggunakan modus tersebut, oknum ASN hanya perlu membayar tarif sekitar Rp250 ribu per tahun agar data kehadiran mereka otomatis termanipulasi tanpa harus berada di lingkungan kantor atau tempat kerja.

Mayoritas dari ribuan oknum ASN yang teridentifikasi menggunakan jasa ilegal ini dilaporkan berasal dari sektor tenaga kesehatan dan guru, termasuk di antaranya beberapa pejabat struktural di lingkungan Pemkab Brebes.

Iklan
Temukan lebih banyak
Panduan Kota & Daerah
Referensi Geografis
Peta

Bupati Paramitha menilai tindakan ini sudah masuk ke dalam kategori korupsi karena para pegawai tetap menerima hak keuangan negara secara utuh tanpa menuntaskan kewajiban jam kerja.

Menyikapi temuan ini, Sekretaris Daerah Brebes, Tahroni, menyatakan pemda langsung mengambil langkah tegas secara paralel.

Pemkab Brebes telah melaporkan pengembang aplikasi ilegal ke Polres Brebes, melakukan audit forensik sistem bersama Diskominfotik, serta menggelar pemeriksaan disiplin berbasis PP Nomor 94 Tahun 2021.

Pemerintah daerah juga melakukan audit keuangan dan mewajibkan seluruh ASN yang terlibat untuk mengembalikan dana Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang sempat mereka terima secara tidak sah ke kas negara. (af)

Pilihan Redaksi

Mentan Pecat Jajarannya Gara-gara Mafia AnggaranNasional

Mentan Pecat Jajarannya Gara-gara Mafia Anggaran

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman sengaja mengumumkan pemecatan seorang aparatur sipil negara di kementeriannya agar masyarakat waspada terhadap praktik penyimpangan anggaran. ASN berinisial C yang dipecat pada 7 Mei 2026 diduga menyelewengkan anggaran pertanian hampir Rp500 juta dan kini masuk

Sintia Nur Afifah·20 May 2026

Suka artikel ini? Beri apresiasi untuk sang penulis.

Berikan tanda suka secara gratis, atau kirim tips agar penulis tetap semangat.

Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Artikel Terkait

News

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

UMKM Showcase

Dukung usaha lokal Indonesia — ribuan UMKM terdaftar

Partner Kolaborasi
PusatRilis.idIJINCepat.id

Featured UMKM

UMKM Lainnya

Gratis

Citizen Journalism

Berita dari Warga untuk Warga

Punya Berita Menarik di Sekitarmu?

Bagikan cerita, foto, atau video kejadian di lingkunganmu. Suaramu penting untuk masyarakat!

Kirim Berita Sekarang

#EventBerkelas

Didukung oleh

Naremax Integrated Event Partner

Made with Emergent

-->-->-->