
Kemenimipas Perketat Pengawasan WNA Cegah Praktik Judol di Wilayah RI

VOICEINDONESIA.CO, Bekasi – Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) memastikan bakal meningkatkan pengawasan secara masif di berbagai wilayah untuk mencegah Warga Negara Asing (WNA) menjalankan praktik judi online (judol) di Indonesia.
Langkah ini diambil sebagai respons cepat pasca-pembongkaran jaringan judol internasional oleh Bareskrim Polri yang melibatkan ratusan ekspatriat.
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, menyatakan telah menginstruksikan Direktur Jenderal Imigrasi beserta jajaran di daerah untuk memperketat patroli keimigrasian.
Fokus pengawasan akan diarahkan pada lokasi-lokasi potensial yang rawan disalahgunakan sebagai markas operasional perjudian siber.
"Ini saya sudah sampaikan kepada Pak Dirjen untuk meningkatkan pengawasan di seluruh tempat-tempat yang mungkin dijadikan lokasi untuk menyelenggarakan kegiatan yang sama," ujar Agus saat ditemui awak media di kawasan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Selasa (19/5/2026).
Agus mengakui bahwa mendeteksi masuknya WNA ilegal atau bermasalah ke tanah air saat ini memiliki tantangan tersendiri.
Celah terbesar berada pada pemanfaatan fasilitas bebas visa kunjungan, yang kerap disalahgunakan oleh jaringan kriminal internasional untuk memasukkan pekerja nonsah dengan kedok pelancong.
Guna mengatasi keterbatasan tersebut, Kemenimipas akan memperkuat sinergi dan pertukaran data dengan Polri.
Kerja sama ini difokuskan pada pemantauan aktivitas berkala serta pengawasan tempat tinggal para WNA yang gerak-geriknya dinilai mencurigakan di lingkungan masyarakat.
Sebelumnya, Bareskrim Polri berhasil menggerebek markas perjudian daring jaringan internasional di kawasan Jakarta Barat dan mengamankan sedikitnya 320 WNA dari berbagai negara yang bertindak sebagai operator.
Selain menghadapi proses pidana atas pelanggaran pasal perjudian, aparat penegak hukum bersama otoritas imigrasi kini tengah mendalami sanksi penyalahgunaan izin tinggal dan dokumen keimigrasian terhadap ratusan WNA tersebut. (af)
Pilihan Redaksi
Pekerja Migran IndonesiaPHK Meningkat, Pemerintah Diminta Perluas Penempatan PMI
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

PHK Meningkat, Pemerintah Diminta Perluas Penempatan PMI
Pekerja Migran Indonesia

DPR Minta KP2MI Tingkatkan Transparansi Informasi Peluang Kerja Luar Negeri
Pekerja Migran Indonesia

DPR RI Minta Pemerintah Perketat Pengawasan Imigrasi di Pintu Keberangkatan PMI
Pekerja Migran Indonesia

Narapidana Lapas Porong Gagal Terima Paket Ekstasi
Daerah

Dugaan TPPO dan Lalainya Negara Terhadap Ruhyani
Lipsus
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



